Share

Silsilah Dinasti Bani Umayyah Terlengkap, Simak Penjelasannya di Sini

Nadilla Syabriya, Okezone · Jum'at 23 September 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 337 2673518 silsilah-dinasti-bani-umayyah-terlengkap-simak-penjelasannya-di-sini-YVXIWtF2Ea.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA โ€“ Silsilah Dinasti Bani Umayyah terlengkap akan dibahas dalam artikel ini. Dinasti Bani Umayyah merupakan kekhalifahan Islam pertama yang dikembangkan setelah masa Khulafaur Rasyidin. Dimulai pada tahun 661 M, Dinasti Bani Umayyah didirikan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan atau pada masa pemerintahan Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan.

(Baca juga: Peristiwa 31 Oktober: Kakbah Terbakar Akibat Perang)

Dilansir beragam sumber, Jumat (23/9/2022)ย Dinasti Umayyah sejatinya terbentuk saat terjadi peristiwa perang tahkim pada perang Shiffin. Perang ini menuntut balas atas kematian Khalifah Utsman bin Affan, pada perang Jamal. Perang Jamal terjadi antara Ali bin Abi Thalib dengan kelompok Aisyah (istri Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam) yang semula dimenangkan pihak Ali bin Abi Thalib. Namun, sebab terlihat gelagat kekalahan membuat Muawiyah mengajukan usul pada pihak Ali agar kembali kepada hukum Allah Taโ€™ala.

Setelah usai perang Shiffin, terdapat peristiwa lain yang tidak kalah mengejutkan, yaitu peristiwa terbunuhnya Ali bin Abi Thalib. Pasca meninggalnya Ali bin Abi Thalib, dan orang-orang Madinah, kemudian membaiat Hasan bin Ali. Namun, Hasan bin Ali menolaknya dan menyerahkan kekhalifahan ini kepada Muawiyah bin Sufyan .

Pemerintahan Bani Umayyah berlangsung lebih dari tiga abad, yang dibagi ke dalam dua periode. Yakni periode pertama antara 661-750 dengan pusat pemerintahan di Damaskus, kemudian periode kedua antara 756-1031 di Cordoba, Spanyol.

Selama kurun waktu tersebut, terdapat 14 orang khalifah yang pernah memerintah diantaranya:

1. Muawiyah bin Abu Sufyan (661-680 M)

2. Yazid bin Muawiyah (680-683 M)

3. Muawiyah bin Yazid (683-683 M)

4. Marwan bin Hakam (683-685 M)

5. Abdul Malik bin Marwan (685-705 M)

6. Al-Walid bin Abdul Malik (705-715 M)

7. Sulaiman bin Abdul Malik (715-716 M)

8. Umar bin Abdul Aziz (716-720 M)

9. Yazid bin Abdul Malik (720-724 M)

10. Hisyam bin Abdul Malik (724-743 M)

11. Walid bin Yazid (743-744 M)

12. Yazid bin Walid (744-744 M)

13. Ibrahim bin Walid (744-745 M)

14. Marwan bin Muhammad (745-750 M)

Adapun selama masa pemerintahan 14 khalifah tersebut terdapat pencapaian dan keberhasilan yang meliputi:

1. Perluasan wilayah

Pemerintahan Bani Umayyah sangat meningkatkan pengaruhnya dalam dunia Islam. Pasukannya merebut wilayah dari Spanyol hingga India, menguasai banyak kota penting termasuk Bukhara, Samarkand, Khwarezm, Tashkent, dan Fergana.

Selain itu, penaklukan yang dilakukan Bani Umayyah Memiliki efek jangka panjang yang mendalam pada kehidupan agama dan budaya di wilayah yang mereka taklukkan. Secara khusus, Mediterania selatan, Timur Tengah, dan Asia Barat telah mengadopsi Islam.

2. Pembangunan infrastruktur

Meski berkembang pesat, pemerintahan Bani Umayyah berhasil menguasai wilayahnya secara efektif dengan membangun infrastruktur yang berkualitas. Salah satu pencapaian utama Bani Umayyah adalah penciptaan sistem pos, yang memungkinkan komunikasi mengalir dengan mudah ke seluruh pemerintahan mereka. Sistem penting lainnya adalah infrastruktur keuangan mereka, yaitu sistem perbankan yang didasarkan pada kredit.

3. Menciptakan arsitektur budaya

Bani Umayyah membangun beberapa arsitektur paling menakjubkan yang pernah dikenal dunia. Mereka memadukan gaya arsitektur sebelumnya dengan inspirasi dari dekorasi Bizantium dan Mesopotamia, untuk menciptakan perpaduan desain yang terinspirasi dari timur dan barat.

Bani Umayyah juga mempelopori bangunan ibadah Islam tipe baru. Sebelum titik ini, masjid-masjid Islam telah berubah dan sederhana. Namun, Bani Umayyah memperkenalkan fitur baru yang khas, termasuk lebih banyak lorong, panel dekoratif, mihrab, dan menara. Dua dari pencapaian arsitektur puncak era ini adalah penciptaan Masjid Agung Damaskus dan Kubah Batu di Yerusalem.

4. Munculnya tasawuf

Tasawuf atau sufisme memantapkan dirinya sebagai kekuatan dalam dunia Islam selama pemerintahan Bani Umayyah. Asal usul tradisi mistik dalam Islam ini dapat ditafsirkan sebagai kritik yang muncul terhadap materialisme Bani Umayyah. Pendapat ini dikemukakan oleh sejarawan tasawuf, Tanvin Anjum. Doktrin Sufi tentang kemiskinan sukarela kontras dengan kekayaan keluarga penguasa dan keinginan terus-menerus untuk memperoleh tanah baru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini