Share

Ferdy Sambo dan Kaki Tangannya Dipecat, Polri: Komitmen Usut Tuntas Pembunuhan Brigadir J

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 23 September 2022 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 337 2673300 ferdy-sambo-dan-kaki-tangannya-dipecat-polri-komitmen-usut-tuntas-pembunuhan-brigadir-j-gjMlxvhZ1A.jpg Ferdy Sambo/Foto: antara

JAKARTA - Polri menegaskan bahwa sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Ferdy Sambo dan kaki tangannya di kasus penembakan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat merupakan langkah tegas dan komitmen yang digaungkan sejak awal.

 (Baca juga: Menutup Peluang Hukuman Ringan Ferdy Sambo dalam Pembunuhan Brigadir Yosua)

Keseriusan Polri dalam menindak tegas dan mengusut tuntas perkara ini terwujud dari ditolaknya banding PTDH Ferdy Sambo. Atau dengan kata lain, putusan PTDH Ferdy Sambo sebagai anggota Polri telah final dan mengikat.

"Polri sejak awal komitmen untuk mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang dianggap tidak profesional maupun terlibat dalam kasus itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Tak hanya itu, Dedi menyinggung soal hasil survei Charta Politika terkait dengan keinginan publik soal dipecatnya Ferdy Sambo sebagai personel kepolisian.

Dalam survei tersebut, Charta Politika membagi menjadi dua yakni semua responden dan yang mengetahui kasus. Hasilnya, sebesar 52,6 persen semua responden sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Sedangkan, 58,1 persen yang mengetahui kasus sangat setuju Ferdy Sambo dipecat. Dengan adanya hasil survei tersebut, disimpulkan bahwa mayoritas warga sangat setuju Ferdy Sambo dipecat.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Menurut Dedi, kedepannya baik tim khusus dan inspektorat khusus sampai saat ini terus fokus untuk berkas perkara kasus dugaan pembunuhan berencana, sidang kode etik dan berkas kasus pidana menghalangi penyidikan atau Obstruction of Justice.

"Kami terus secara intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses pemberkasan agar segera rampung untuk dilanjutkan ke persidangan. Kami terus berkomitmen mengusut tuntas perkara ini," tutup Dedi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini