Share

Bupati Situbondo Sukses Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2022

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 23 September 2022 00:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 337 2673205 bupati-situbondo-sukses-raih-penghargaan-kepala-daerah-inovatif-kdi-2022-rh2Hbm7Xmq.png Bupati Situbondo Karna Suwandhi raih penghargaan KDI 2022. (Foto: MPI)

SEMARANG - Bupati Karna Suwandhi sukses raih penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2022 untuk Kategori Pelayanan Publik. Inovasi yang dilakukan Bupati Karna dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan mutu pelayanan publik.

Bupati Karna mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan MNC Portal dan Koran Sindo. “Kita terus termotivasi ke depan untuk berprestasi di masa yang akan datang. Sekali lagi terima kasih,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengimplementasikan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik dan program Smart City di lingkungannya. Berbagai produk inovasi yang telah dilakukan adalah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prinsip dari berbagai inovasi yang dilahirkan oleh (Pemkab) Situbondo memiliki konsep kerja "PAKEM" (Pelayanan Aktif, Kreatif, Efektif, Efisien dan Memuaskan). Melalui Situbondo Smart Society layanan publik dapat diakses secara online dan memudahkan masyarakat.

Program-program tersebut adalah SEHATI (Situbondo Sehat Gratis). Ini merupakan program Bupati Situbondo yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP elektronik bagi masyarakat miskin Situbondo.

 Baca juga: Selamat! 7 Gubernur Raih Anugerah KDI 2022 MNC Portal, Ini Prestasinya

Kemudian ada Plasa Situbondo (Sistem Pelayanan Masyarakat Desa/Kelurahan Situbondo). Ini merupakan cikal bakal aplikasi SIPESAT (Sistem Informasi Pelayanan Masyarakat Terpadu) yang dapat digunakan oleh pihak kecamatan dan desa dalam melaksanakan pelayanan administrasi masyarakat.

Inovasi selanjutnya ada Sipesah (Sistem Informasi Pengendalian Sampah), lalu SIMPEL PUTER (Sistem Pelayanan Publik Terpadu), Pelanduk Cepat (Pelayanan Administrasi Kependudukan Cetak di Tempat), dan Sipinter (Sistem Informasi Perizinan Terpadu), dan lain sebagainya.

Penyerahan penghargaan KDI 2022 dilakukan di Sam Poo Kong, Semarang, Kamis (22/9/2022). Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Komisaris Utama PT MNC Asia Holding Tbk Agung Firman Sampurna, Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution, serta jajaran Direktur MNC Portal Indonesia.

Dalam sambutannya, Agung Firman Sampurna menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang telah berhasil meraih penghargaan KDI 2022.

“Penyelenggaraan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2022 adalah inovasi untuk akselerasi kemajuan daerah menyongsong era society 5.0. Ini adalah sebuah tema besar dan sebelum kita masuk ke tema ini, sedikit mengingatkan bahwa 22 tahun yang lalu ada sebuah tuntutan reformasi yang kemudian mengubah penyelenggaraan sistem pemerintahan kita khususnya kebijakan pusat dan daerah, yaitu desentralisasi,” katanya

Dengan kebijakan desentralisasi maka sebagian besar wewenang dalam penyelenggaraan daerah, pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat diserahkan oleh pemerintah pusat kepada daerah khususnya kabupaten dan kota.

Tetapi menurutnya, setelah lebih dari 22 tahun, kenyataan menunjukkan bahwa begitu banyak masalah. Karena itu dibutuhkan terobosan, inovasi. “Hari ini kita menghadirkan para kepala daerah, para bupati, dan wali kota yang telah menghasilkan berbagai macam inovasi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan tentu saja ketika kita menyelesaikan satu tahap yang sangat kritis dalam penyelenggaraan negara ini yaitu mengatasi Covid-19, kita akan memasuki satu era yang disebut dengan era Post Covid,” ujarnya.

Agung mengajak seluruh kepala daerah dan masyarakat bekerja sama.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa ketika menemukan gubernur inovatif, bupati inovatif, wali kota inovatif di tengah kondisi penuh tantangan ini tentunya mengembirakan dan membanggakan.

“Covid-19 memberikan pelajaran yang luar biasa bagi kita, betapa susahnya melakukan tata kelola pemerintahan daerah. Bagaimana mengatur anggaran untuk dialokasikan agar sesuai dengan keinginan Pemerintah Pusat. Tapi semuanya kini bisa kita rasakan, bahwa Indonesia termasuk negara yang sukses dalam menghadapi tantangan Covid-19,” tuturnya.

Keberhasilan ini semata-mata karena kerja sama Pemerintah Pusat dan daerah. Pemerintah daerah memberi ruang yang cukup kepada pemerintah daerah, kemudian pemerintah daerah juga memahami posisinya sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini