Share

Humor Gus Dur: Ketika Dipanggil Jenderal Bintang Tiga

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 23 September 2022 05:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 337 2672975 humor-gus-dur-ketika-dipanggil-jenderal-bintang-tiga-YHp3hIXtUV.jpg Ilustrasi Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: NU Online)

JAKARTA - Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur kerap melontarkan humor segar dan cerdas. Humor ini tak hanya lucu tapi juga kerap sarat akan makna.

Salah satunya adalah kisah yang diambil dari situs NU Online dan buku Kumpulan Humor Gus Dur.

Suatu hari Gus Dur pernah diundang menjadi pembicara tunggal dalam sarasehan yang diadakan oleh KNPI. Jadwal pertemuannya yakni pukul 20.30WIB, namun hingga pukul 20.50 WIB, Gus Dur belum muncul. Panitia pun mulai gelisah.

"Saya takut Gus Dur kesasar," kata Ketua KNPI kala itu Tjahjo Kumolo.

Baca juga: Humor Gus Dur: Kisah Polisi Gugup Lapor Mobil yang Disopiri Paus Kecelakaan

"Jangan-jangan Ia nyasar ke Graha Pemuda, kantornya Menpora," lanjutnya.

"Saya kok punya firasat Gus Dur ketiduran," timpal Eros Djarot yang berdiri di samping Tjahjo.

Baca juga:  Humor Gus Dur: Clinton Pamer Liberty dan Jacques Chirac Pamer Eiffel, Gus Dur Pamer Apa?

"Jangan lupa Gus Dur itu di seminar pun bisa tidur,” ujarnya.

Namun tiba-tiba ada yang menyeletuk, "jangan-jangan kena cekal, nggak boleh ngomong".

Di tengah kegelisahan itu, tepat pukul 21.00 WIB, Gus Dur pun datang.

"Maaf, saya harus menerima pengarahan dulu dari Jenderal bintang tiga," katanya.

Ia pun langsung diminta bicara. Di depan peserta sarasehan itu dia kembali cerita soal keterlambatannya yang katanya karena dipanggil Jenderal bintang tiga itu.

"Baru bintang tiga saja sudah bisa nyetop orang, bagaimana kalau bintang sembilan," ucapnya.

Diketahui, bintang sembilan adalah lambangnya NU, yang selalu terpampang di papan nama kantor NU di semua tingkat.

Karena itu, Gus Dur juga sering bangga bahwa warga NU lebih nyaman kalau bepergian. Dia mengatakan para pengusaha besar dan pejabat tinggi, kalau bepergian paling-paling menginap di hotel bintang empat atau bintang lima.

"Orang NU, kalau keluar kota nginepnya di hotel bintang sembilan," alias di kantor pengurus NU!,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini