Share

Viral Jenazah Diantar Perangkat Desa, Kepala Desa: Tetangganya Banyak yang Janda

Afnan Subagio, iNews · Kamis 22 September 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 337 2672702 viral-jenazah-diantar-perangkat-desa-kepala-desa-tetangganya-banyak-yang-janda-y5zGEVXqH6.jpg Kepala Desa Kedak Sunarti luruskan informasi viral jenazah diantar perangkat desa (Foto: MPI)

KEDIRI - Kepala Desa Kedak, Kediri, Sunarti mengungkapkan alasan mengapa pihaknya langsung turun tangan dengan mengantar jenazah salah seorang warganya tanpa didampingi para jiran tetangga.

Video perangkat desa mengantar jenazah itu pun viral di media sosial (medsos). Video itu pun dinarasikan bak sinetron azab.

Sunarti meluruskan informasi tersebut. Kata dia, keluarga yang ditinggalkan oleh jenazah tersebut kekurangan baik secara mental maupun ekonomi.

"Bahwa keluarga di sini kekurangan baik mental maupun ekonomi sehingga kami tahu persis langkah apa yang harus kami lakukan," kata Sunarti, Kamis (22/9/2022).

Sunarti menambahkan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menguburkan jenazah tersebut. Apalagi, lanjut dia, para jiran tetangga dari jenazah tersebut banyak yang bekerja.

Baca juga: Ini Fakta di Balik Perangkat Desa Antar Jenazah

Selain itu, lanjut dia, jiran tetangga lainnya dari jenazah tersebut diketahui sebagai janda.

"Tidak ada yang ikut serta warga yang mengantar jenazah memang satu kondisinya sedang kerja dan kebanyakan ibu-ibu. (Tetangganya) artinya jandalah, banyak yang janda. sehingga kami langsung ambil tindakan pemakaman," imbuhnya.

Baca juga: Viral Gemesin Pemain Timnas U-20 Rebutan Sarung Buat Sholat, Netizen: Pada Gak Bawa Apa? Aku Kirimin Deh

Sunarti memastikan bahwa banyak warga yang bertakziah ke rumah duka pada sore harinya.

"Ada (datang ke rumah duka) cuma ibu-ibu dan bapaknya gali makam. Bahkan sore hari ada banyak yang takziah," tutur Sunarti.

Sebelumnya diberitakan bahwa kabar mengenai meninggalnya jenazah sudah diumumkan. Namun, tetangganya tidak ada yang mendengar sehingga aparat desa langsung turun tangan untuk mengantarkannya.

“Beliau semasa hidupnya jika ada tetangga atau orang yang meninggal ia tak pernah datang (melayat),” bunyi kutipan itu di medsos.

Jenazah itu dibopong oleh empat lelaki dari aparat desa di jalan raya. Salah satu yang berada di kanan depan bahkan sambil membawakan payung.

Sementara itu, salah satu wanita dari aparat desa berlarian paling depan untuk menebar bunga di jalan yang dilintasi oleh jenazah menuju pemakaman.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini