Share

Wapres Maruf Amin: Semua Agama Ajarkan Kebaikan Untuk Manusia dan Lingkungan

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 22 September 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 337 2672677 wapres-maruf-amin-semua-agama-ajarkan-kebaikan-untuk-manusia-dan-lingkungan-QzRnzBC4Ma.jpg Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin menyebutkan semua Agama di Indonesia mengajar kebaikan untuk sesama manusia dan lingkungan.

Hal tersebut ia sampaikan dalam perayaan umat Konghucu memperingati hari lahir Kongzi ke-2573 di Pontianak, Kalimantan Barat pada Kamis (22/9/2022).

"Agama Konghucu banyak mengajarkan tentang pembentukan akhlak mulia dalam hubungan antar manusia. Agama Khonghucu menuntun manusia untuk memiliki budi pekerti, rasa kemanusiaan, dan kebaikan di dalam diri kita," ujar Ma'ruf Amin.

Ma'ruf mengungkapkan ajaran agama Islam yang ia imani juga memiliki akhlak mulia atau akhlakul karimah juga merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam karena akhlak yang mulia menjadi cerminan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

"Saya yakin semua agama di Indonesia mengajarkan umatnya untuk menjadi pribadi yang terpuji bagi sesama manusia dan lingkungannya. Nilai-nilai agama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia termasuk nilai tentang toleransi dan moderasi untuk memperkuat jalinan tali persaudaraan sebagai sumber kekuatan bagi bangsa agar sanggup melewati berbagai tantangan dan ancaman," kata Ma'ruf Amin.

Ia menyebutkan bangsa Indonesia memang telah teruji dalam melalui bermacam-macam kesulitan demokrasi dan kebebasan beragama yang dinikmati saat ini telah melewati proses berliku dimasa yang lalu.

"Hal ini tentunya sangat dipahami oleh pemeluk agama Khonghucu. Saat ini bangsa kita sudah naik kelas, kita kini tidak berbicara tentang bagaimana wujudkan Indonesia maju, sementara di hadapan kita dihadapkan pada tantangan global yang tidak kalah rumit," tutur Wapres RI.

Namun tantangan apapun yang dihadapi satu hal yang pasti kata Ma'ruf adalah bahwa semua kerja pemerintah untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan negeri ini berpijak pada perdamaian dan stabilitas.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

"Saya saya tidak jemu-jemu mengingatkan tugas kita adalah merawat harmoni dan persaudaraan, ini adalah tugas kita bersama. Kita tidak boleh lengah terhadap potensi-potensi konflik yang pasti hanya akan membawa kerugian dan kemunduran," tutur Ma'ruf Amin

Wapres berharap seluruh pemeluk agama berkontribusi dan berpartisipasi dalam proses pembangunan negeri organisasi keagamaan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat utamanya untuk UMKM, begitu pula pada sektor-sektor lainnya seperti sosial budaya kesehatan pendidikan maupun lingkungan.

Seluruh organisasi kemasyarakatan yang berbasis Agama kata Wapres dapat menyangga kerja pemerintah untuk mendorong kemajuan dan peningkatan SDM Indonesia di segala bidang.

Sehingga kata Ma'ruf, Indonesia dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. Dalam hal ini peran para ulama dan pemuka agama sangat penting selain dapat membangun manusia berakhlak mulia sesuai ajaran kitab suci masing-masing.

"Para pemuka agama diharapkan mampu membangkitkan optimisme dan memotivasi keluarga bangsa agar tetap produktif dan berdaya juang. Himbauan dari pemuka agama melalui pendekatan yang inspiratif dan sejuk tentu akan mendapat perhatian umat," tutur Ma'ruf Amin.

Ia menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari kelahiran Kongzi Konghucu 2573.

"Saya menaruh harapan agar Matakin semakin maju dan kuat dalam mengayun umat Konghucu seraya terus membangun dan memupuk persaudaraan yang sulit di tengah kemajemukan Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan pertolongan di setiap ikhtiar yang kita lakukan," tutup Ma'ruf Amin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini