Share

Mendagri Minta ASN Tak Berpolitik Praktis, Meski Punya Hak Pilih

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 22 September 2022 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 337 2672540 mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih-YB2ruvXRFw.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional dan tidak ikut campur dinamika politik pemilu ataupun pilkada 2024.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara Penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang dihadiri oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Ketua KASN Agus Pramusinto, Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

"Untuk mencari pemimpin yang baik silahkan berlangsung ibarat mesin mobil tentu akan situasi politik akan memanas. Maka ASN harus tetap pada posisi sebagai tenaga profesional meskipun memiliki hak pilih tapi tidak boleh berpolitik praktis memihak kepada calon atau partai tertentu," ujar Tito dalam sambutannya secara daring, Kamis (22/9/2022).

Maka dari itu, Tito pun meminta ASN untuk bersikap netral pada pemilu serentak pada 2024 mendatang.

"Kita semua sepakat biarlah siapapun yang bertanding baik tingkat pusat atau daerah atau legislatif proses itu untuk menentukan kader-kader pemimpin yang terbaik tetapi kita sebagai ASN yang mengawaki jalannya roda pemerintahan harus tetap pada posisi netral siapapun pemenangnya," jelasnya.

Tito mengatakan bahwa ASN menjadi bagian penting dari pemerintahan untuk menjamin berlangsungnya pemilu dan pilkada tahun 2024 baik tingkat nasional maupun tingkat daerah berjalan baik.

"ASN kita sudah tahu bahwa undang-undangnya berbagai aturan tidak boleh berpolitik praktis karena ASN adalah tenaga profesional dia yang menjadi motor pemerintahan," jelasnya

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini