Share

Panas! Massa Driver Online Mengamuk Usai Pergoki Oknum yang Sedang Memotret Pelat Nomor Peserta Aksi

Bachtiar Rojab, MNC Media · Rabu 21 September 2022 18:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 337 2672252 panas-massa-driver-online-mengamuk-usai-pergoki-oknum-yang-sedang-memotret-pelat-nomor-peserta-aksi-WsSiNMrW7X.JPG Demo ojol tolak kenaikan harga BBM yang sempat ricuh/Foto: Bachtiar Rojab

JAKARTA - Aksi tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang diinisiasi Koalisi Driver Online memanas usai salah seorang peserta aksi memergoki oknum yang tengah memotret satu persatu pelat nomor peserta unjuk rasa.

Dalam pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, tepat pada Rabu (21/9/2022) pukul 17.35 WIB aksi unjuk rasa yang tengah berlangsung damai berubah seketika. Hal itu, saat puluhan peserta aksi mengamuk mengerumuni oknum tersebut.

Terlihat, sejumlah massa tersulut emosi sehingga menyebabkan aksi saling dorong dengan diiringi berbagai umpatan.

Sontak, aksi tersebut memancing emosi peserta lain saat seseorang terus menghardik oknum yang terpergok memotret mobil peserta aksi tersebut.

"Maksudnya apa foto pelat nomor mobil kita?" teriak salah seorang peserta aksi diiringi teriakan massa aksi lain.

Akibatnya, pihak kepolisian merangsek ke kerumunan guna memisahkan cekcok tersebut. Polisi, turut membawa oknum tersebut ke dalam Gedung DPR.

Namun, massa aksi lain tetap tidak Terima dan terus meminta polisi untuk membiarkan oknum tersebut menjadi bual-bualan massa.

Diketahui, Massa Koalisi Driver Online ramai menutup plat nomor mobilnya saat berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di depan Gedung DPR/MPR Jakarta Pusat.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Hal itu, dikarenakan para peserta unjuk rasa takut terkena tilang elektronik yang tersebar di pusat kota Jakarta. Terlebih, aksi unjuk rasa tersebut juga mengundang atensi publik.

"Karena gini bang, di Jakarta itu kan ada tilang elektronik. Salah satunya untuk menghindari itu. Kalau polisi kan memperbolehkan, tapi kalau tilang etle kan tetap," ujar salah seorang peserta unjuk rasa, Miko (37) di lokasi, Rabu (21/9/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini