Share

Bjorka Banyak Dibicarakan Setelah Klaim Bobol Data Pemerintah, Ini Kata Pengamat IT

Novie Fauziah, Okezone · Rabu 21 September 2022 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 337 2672093 bjorka-banyak-dibicarakan-setelah-klaim-bobol-data-pemerintah-ini-kata-pengamat-it-dVFyUfDiaj.jpg ilustrasi. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA – Bjorka, nama alias peretas (hacker) yang mengklaim telah meretas sejumlah data penting milik negara masih menjadi perbincangan hangat. Pengamat IT Heru Sutadi melihat fenomena ini sebagai bentuk dari kekesalan masyarakat.

"Masyarakat sebenarnya sudah kesal dan lelah, karena data mereka bocor tapi pemerintah masih menganggap isu kebocoran data sebagai hoaks. Disebut tidak ada yang penting," katanya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (20/9/2022).

Lebih lanjut, kata Heru, ketika Bjorka membeberkan data pemerintah yang selama ini diduga dirahasiakan kepada publik, masyarakat merasa hacker tersebut menjadi pahlawan. Serta mewakili kegelisahan sejumlah orang atas kinerja dan keamanan data milik masyarakat itu sendiri.

"Sehingga, ketika data pejabat diumbar ke publik, masyarakat seperti mendapat pahlawan. Dalam hati mereka, nah kalau data pejabat dibocorkan baru ramai, kan," ujarnya.

"Meski memang tidak betul juga, jika menganggap pahlawan Bjorka atau peretas siapapun. Karena ini adalah kejahatan siber yang harus bersama kita lawan," tambahnya.

Heru melanjutkan, apabila bicara soal cyber crime atau kejahatan pada siber yang dilakukan secara terorganisir, maka itu bisa dilakukan oleh lintas negara. Bahkan Bjorka yang masih menjadi tanda tanya, dapat dilakukan oleh seseorang yang berada di luar Indonesia.

Oleh karena itu, dengan adanya hacker ini menjadi tantangan yang cukup besar bagi tim satgas siber Indonesia. Agar segera mengungkapkan, siapa sebenarnya Bjorka, bagaimana ia bisa mendapatkan data. Juga terpenting, data apa saja yang sudah dibocorkan ke khalayak.

Menurutnya, apabila identitas Bjorka tidak terungkap, kemungkinan hacker yang sama akan bermunculan dan mengancam keselamatan data pribadi milik masyarakat.

"Ini agar kedepan tidak muncul Bjorka-Bjorka lainnya. Kalau Bjorka yang ini tidak terungkap, maka Bjorka lain akan makin banyak dan secara kualitas serta kuantitas data yang dibocorkan, juga makin meningkat," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini