Share

Resiko Jika Ingin Menjadi Kopassus, Ini Tugas Beratnya

Rina Anggraeni, Okezone · Rabu 21 September 2022 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 337 2671864 resiko-jika-ingin-menjadi-kopassus-ini-tugas-beratnya-W5R7JSH0Ek.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA- Resiko jika ingin menjadi Kopassus menarik untuk diulas. Kopassus merupakan satuan elite TNI AD yang berisi para prajurit tangguh.

Agar menjadi tangguh, prajurit Kopassus harus melewati rangkaian seleksi dan latihan yang sangat berat.

Seorang prajurit Kopassus perlu mempunyai keterampilan dasar, seperti menembak, operasi raid, serangan unit komando, perebutan cepat, teknik dan taktik tempur, serta navigasi darat dan beberapa keterampilan lainnya.

Resiko jika ingin menjadi Kopassus bisa dilihat punya tugas berat mulai dari gerak cepat di medan perang, menembak dengan tepat, pengintaian, hingga kemampuan antiteror.

Beragam prestasi apik dicatat Kopassus, di antaranya penumpasan DI/TII, operasi militer Permesta, penumpasan G30S/PKI, operasi Trikora dan Dwikora, operasi Pepera di Irian Barat, dan Operasi Seroja di Timor Timur.

Dikenal dengan pasukan baret merah, Kopassus memiliki motto Berani, Benar, Berhasil. Secara resmi, nama Kopassus digunakan sejak 26 Desember 1986.

Sebelumnya, Kopassus sempat memakai beragam nama, di antaranya Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), Pusat Pasukan Khusus AD (Puspassus AD), dan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Dalam menjalankan tugasnya, Kopassus biasanya tidak melibatkan banyak personel. Mereka lebih banyak bergerak secara tersembunyi dan rapi. Hal itu berbeda dengan infanteri lain yang melibatkan banyak personel dalam operasinya.

Anggota Kopassus memiliki kemampuan bertempur jarak dekat dan jauh, baik menggunakan senjata atau tanpa senjata. Mereka juga mampu bertempur dalam segala medan, baik di darat, laut, maupun udara. Kemampuan intelijen dan pengintaian juga jadi kesatuan yang melekat pada setiap individu.

Resiko jika ingin menjadi Kopassus wajib memiliki kemampuan fisik dan intelektual yang baik. Bahkan dari segi fisik, anggota Kopassus harus punya ketahanan yang luar biasa.

Beragam pendidikan keras pun harus diterima anggota Kopassus selama berbulan-bulan. Mental dan fisik mereka digembleng agar jadi prajurit tangguh.

Salah satu yang terberat dalam proses latihan adalah harus bisa berenang sejauh 2 kilometer tanpa henti. Mereka juga harus berenang ponco menyeberangi selat dari Cilacap ke Nusakambangan.

Simulasi perang melawan musuh juga jadi bagian yang wajib dicicipi. Jika ada yang tertangkap 'musuh', yang bersangkutan harus siap-siap mengalami penderitaan.

(RIN)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini