Share

Ketua Majelis Syuro PKS Temui Wapres, Ada Apa?

Carlos Roy Fajarta, · Selasa 20 September 2022 19:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 337 2671582 ketua-majelis-syuro-pks-temui-wapres-ada-apa-CcXc40h1US.jpg Salim Segaf temui Wapres (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri menemui Wapres Maruf Amin, Selasa (20/9/2022).

Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres), Masduki Baidlowi mengatakan bahwa pertemuan Maruf Amin bersama Salim Segaf tersebut untuk melaporkan bahwa Ketua Dewan Syuro PKS tersebut terpilih sebagai Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional.

"Dia datang ke sini melaporkan bahwa dia terpilih sebagai pimpinan dari organisasi internasional itu setelah ketuanya mengundurkan diri. Jadi ketua yang asli mengundurkan diri lalu kemudian Salim Segaf Al-Jufri itu sebagai wakil ketua, dia diangkat sebagai ketua," ujar Masduki Baidlowi.

Wapres pun mendorong pembangunan Islam yang damai, toleransi, dan penuh kebersamaan antar perbedaan di Indonesia semakin digemakan.

Baca juga: Wapres Ingatkan Berpendapat di Medsos Jangan Sampai Kebablasan

Masduki mengungkapkan bahwa Salim Segaf kemudian berkonsultasi kepada Wapres langkah-langkah yang perlu diupayakan kedepannya. Wapres Ma'ruf Amin, kata Masduki, memberikan tiga arahan.

"Arahan pertama itu adalah bagaimana agar Islam di Indonesia sekarang sudah mulai banyak ditengok oleh dunia internasional sebagai gerakan Islam yang wasathiyah yang sudah menjadi contoh mengenai bagaimana membangun kebersamaan antarperbedaan agama tapi bisa damai, toleransi dan seterusnya," ujar Masduki.

Baca juga: Wapres Ingatkan Serangan Siber Bisa Lemahkan Pertahanan Nasional

Islam wasatiyah seperti di Indonesia itu diharapkan oleh Ma'ruf Amin supaya dibawa ke dunia internasional, ke forum-forum Internasional terutama di Timur Tengah yang banyak konflik, terutama yang berurusan dengan masalah keagamaan dan kebangsaan.

"Kedua, arahan Wapres bagaimana agar sebagai pimpinan dari organisasi internasional itu bagaimana supaya Habib Salim ini sebagai leader bisa menjembatani berbagai perbedaan-perbedaan yang ada atau pun sebagai organisasi bisa bermanfaat bagi orang lain. Jadi peran jembatan jadi perdamaian itu sangat penting," jelas Masduki Baidlowi.

Wapres juga berpesan agar bagaimana supaya ukhuwah islamiyah itu dan ukhuwah insaniyah yang selama ini dikembangkan oleh gerakan-gerakan Islam di Indonesia dapat dimaknai lebih universal sebagai bentuk kolaboratif, kerjasama antar berbagai kelompok.

"Jadi mari kita lihat visi persamaannya jangan melihat perbedaannya itu kata wapres, nah kalau bisa kolaborasi dilakukan dia sebagai pemimpin dari organisasi internasional itu tiga hal ini akan bagus," pungkas Masduki Baidlowi.

Baca juga: Wapres Harap Ormas Islam Miliki Mujahid Digital

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini