Share

Urutan Nama Sebutan dalam Garis Keturunan Masyarakat Adat Jawa

Fatmawati, Okezone · Senin 19 September 2022 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 19 337 2670764 urutan-nama-sebutan-dalam-garis-keturunan-masyarakat-adat-jawa-ym6Y7ensrI.jpg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Keberagaman budaya dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia, mampu menciptakan keberagaman yang cukup unik dari masing-masing daerahnya. Contohnya, seperti adanya perbedaan dalam penyebutan nama pada garis keturunan tiap daerah.

Salah satunya ada pada garis keturunan adat Jawa. Masyarakat Jawa yang kental dengan tradisi turun temurun yang dimilikinya, membuatnya tak mengherankan jika mereka akan menghapalkan garis keturunan baik dari atas maupun dari bawah.

Berikut ini urutan nama sebutan dalam garis keturunan masyarakat adat Jawa, dari anak, putu, buyut dan seterusnya.

Keturunan ke-1: Anak

Keturunan ke-2: Putu

Keturunan ke-3: Buyut

Keturunan ke-4: Canggah

Keturunan ke-5: Wareng

Keturunan ke-6: Udeg-udeg

Keturunan ke-7: Gantung siwur

Keturunan ke-8: Gropak Senthe

Keturunan ke-9: Debok Bosok

Keturunan ke-10: Galih Asem

Keturunan ke-11: Gropak Waton

Keturunan ke-12: Cendheng

Keturunan ke-13: Giyeng

Keturunan ke-14: Cumpleng

Keturunan ke-15: Ampleng

Keturunan ke-16: Menyaman

Keturunan ke-17: Menyo-menyo

Keturunan ke-18: Trah Tumerah

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Silsilah ini disebut sebagai generasi ke bawah, anak/putra (keturunan ke-1) adalah orang tua (bapak/ibu) dari putu/wayah (keturunan ke-2). Putu dalam Bahasa Indonesia berarti cucu.

Dengan demikian, anak/putra (keturunan ke-1) adalah kakek/nenek dari putu buyut (keturunan ke-3). Begitu seterusnya, putu/wayah (keturunan ke-2) adalah orang tua (bapak/ibu) dari putu buyut (keturunan ke-2).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini