Share

Bersahabat Sejak Kuliah, Din Syamsuddin Sebut Azyumardi Azra Pegang Teguh Prinsip Kebenaran

Widya Michella, MNC Media · Minggu 18 September 2022 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 337 2669950 bersahabat-sejak-kuliah-din-syamsuddin-sebut-azyumardi-azra-pegang-teguh-prinsip-kebenaran-TTFW6sJ6V4.jpg Din Syamsuddin. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2005-2010 dan 2010-2015, Din Syamsuddin mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya cendekiawan muslim Prof Azyumardi Azra. Azyumardi meninggal dunia pada Minggu (18/9/2022) di RS Malaysia, pukul 11.30 WIB atau 12.30 waktu Malaysia.

"Kita semua merasa kehilangan atas kepergian ke rahmatullah Alm. Prof. Dr. Azyumardi Azra. Kepergian Almarhum merupakan kehilangan bagi bangsa Indonesia dan dunia Islam,” kata Syamsuddin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/9/2022).  

Menurutnya almarhum adalah cendekiawan muslim yang telah menebar hikmah kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi pembangunan peradaban utama di dunia Islam.

Baca juga: Azyumardi Azra Meninggal, Rektor UIN Cerita Getolnya Almarhum Perjuangkan Hak Perempuan

Din mengenal almarhum Azyumardi sejak lama. Mulai dari teman seangkatan di IAIN (kini UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan sama-sama dikirim belajar ke Amerika Serikat untuk mengambil Program Magister dan Doktor. Selain itu Azyumardi juga bersama dengannya duduk sebagai Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia.

"Selama itu saya mengenal Almarhum sebagai sosok cendekiawan muslim yang berpegang teguh pada prinsip kebenaran, kejujuran dan keadilan, dan memiliki gairah tinggi untuk 'izzul Islam wal muslimin," tuturnya. 

Follow Berita Okezone di Google News

Bahkan dirinya juga bersama dengan Azyumarrdi tengah merancang peresmian World Fulcrum of Wasatiyyah Islam (Poros Dunia Wasatiyyat Islam) pada Bulan Nopember mendatang dan almarhum bersedia menjadi Wakil Ketua Dewan Eksekutif Poros Dunia.  Menurutnya hal itu sebagai upaya untuk mengarusutamakan prinsip jalan tengah dari Indonesia ke Dunia Islam.

"Semoga segala ilmu pengetahuan dan pencerahan yang telah Almarhum berikan menjadi amal jariah yang menghantarkannya ke jannatun na'im," ujar dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini