Share

Hasto Tegaskan Tidak Ada yang Hendak Gagalkan AHY Jadi Capres 2024

Carlos Roy Fajarta, · Minggu 18 September 2022 01:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 337 2669722 hasto-tegaskan-tidak-ada-yang-hendak-gagalkan-ahy-jadi-capres-2024-mJJpYmU2aG.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristyanto (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak ada niat sedikitpun untuk menggagalkan niat Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju sebagai calon presiden (Capres) dalam Pilpres 2024.

Menurut Hasto Kristiyanto, sebagai seorang ayah, wajar apabila Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin yang terbaik untuk anaknya AHY.

โ€œBisa tidaknya Demokrat bisa mencalonkan AHY dalam pilpres jangan dijadikan indikator sebagaimana tuduhan adanya skenario Pemerintahan Pak Jokowi untuk berbuat jahat dalam Pemilu," ujar Hasto Kristiyanto, Sabtu (17/9/2022).

Jokowi kata Hasto tidak pernah memiliki pikiran sejahat seperti yang disampaikan SBY dalam Rapimnas Partai Demokrat.

"Pak Jokowi tidak pernah punya pikiran batil sebagaimana dituduhkan Pak SBY. Pak Jokowi juga tidak menginjak-injak hak rakyat. Dengan blusukan Pak Jokowi mengangkat martabat rakyat," lanjut Hasto Kristiyanto.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung untuk membeberkan dugaan adanya upaya skenario untuk menghancurkan pihak oposisi di Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan SBY saat rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat 2022, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022) lalu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

SBY awalnya membeberkan adanya tanda-tanda Pemilu 2024 akan berlangsung secara tidak jujur dan tidak adil.

"Para kader mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024, saya mendengar mengetahui bahwa ada tanda-tanda pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY dalam video yang diunggah akun Tiktok @pdemokrat.sumut berdurasi 1 menit 48 detik.

Dalam video tersebut SBY juga mengatakan akan ada skenario capres-cawapres hanya akan diikuti oleh dua pasangan.

"Konon akan diatur dalam pemilihan Presiden nanti yang hanya diinginkan oleh mereka dua pasangan capres cawapres saja yang dikehendaki oleh mereka. Informasinya Demokrat sebagai oposisi jangan harap bisa mengajukan capres cawapresnya sendiri bersama koalisi tentunya," kata SBY.

"Jahat bukan? Menginjak injak hak rakyat bukan? Pikiran seperti itu batil, itu bukan hak mereka, Pemilu adalah hak rakyat, hak untuk memilih dan hak untuk dipilih, yang berdaulat juga rakyat. Dan ingat selama 10 tahun dulu kita di pemerintahan 2 kali menyelenggarakan Pemilu selama Pilpres, Demokrat tidak pernah melakukan kebatilan seperti itu," tutup SBY dalam cuplikan video yang sudah dikomentari 16.7K tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini