Share

Densus 88 Tangkap 13 Tersangka Teroris Jaringan Anshor Daulah di Riau

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 16 September 2022 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 337 2669065 densus-88-tangkap-13-tersangka-teroris-jaringan-anshor-daulah-di-riau-KTDnqayO0M.jpg Ilustrasi. (Foto: Antara)

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa sejauh ini total sudah ada 13 tersangka terorisme yang ditangkap di wilayah Riau.

"Telah dilakukan penangkapan 13 tersangka terorisme di Polda Riau," kata Jubir Divisi Humas Polri Kombes Ade Yaya Suryana kepada awak media, Jakarta Selatan, Jumat (16/9/2022).

Adapun ke-13 tersangka teroris tersebut yakni RP, JW, II, Z, MNS, M, MA, ITZ, WI, S, A, ES, dan AF. Mereka semua merupakan kelompok dari jaringan Anshor Daulah (AD).

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri lebih dulu menangkap delapan tersangka teroris di Dumai, Riau, yang juga merupakan kelompok dari AD.

Adapun ke-delapan teroris yang ditangkap detasemen berlambang burung hantu di Dumai adalah RP, JW alias AJ, II, M, Z, MNS, ITZ, dan MA.

 Baca juga: Peran 8 Teroris Jaringan Anshor Daulah Riau, Ada Latihan Ala Militer

Kabagbanops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengungkapkan peran dan keterlibatan dari delapan orang yang ditangkap tersebut. Di antaranya tersangka RP diketahui merupakan Amir AD di Dumai.

"Dan terhubung dalam grup Telegram pengusaha lokal di bawah pimpinan AY Jawa Tengah, dengan tujuan grup tersebut membentuk struktur Tanzim agar terealisasi jihad fisabililah," kata Aswin kepada awak media, Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Kemudian, kata Aswin, para tersangka kasus teroris tersebut juga pernah melalukan survei untuk melakukan pelatihan atau Idad di daerah Dumai Barat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

"Melakukan Survei Idad di area perkebunan sawit Bagan Keladi, Dumai Barat," ujarnya.

Lalu, di antara tersangka itu juga diketahui pernah terlibat dalam aksi penyerangan Polda Riau pada tahun 2018 lalu.

"Mereka melakukan Idad latihan ala militer sebanyak dua kali di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Pada awal Tahun 2020," tutup Aswin.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini