Share

Wapres Harap Ormas Islam Miliki Mujahid Digital

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 16 September 2022 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 337 2668758 wapres-harap-ormas-islam-miliki-mujahid-digital-PoXDhvJ2yq.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto : Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin berharap semakin banyak Ormas Islam di Indonesia memiliki mujahid digital. Mengingat, di tengah perkembangan teknologi telah menyentuh hampir di seluruh sudut kehidupan masyarakat.

“Saya sangat senang karena MUI dan Ormas Islam di Indonesia mempersiapkan mujahid-mujahid digital untuk memperkuat dakwah Islam wasathiyah dan kerja kebaikan lainnya yang dihadapkan pada tantangan yang semakin sulit,” kata Wapres saat membuka Kongres Mujahid Digital Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (16/9/2022).

Apalagi, kata Wapres, saat ini realitas sosial sudah berubah bahkan dinamika interaksi sosial di tengah masyarakat berkembang dengan sangat cepat terutama dengan kehadiran revolusi komunikasi dan teknologi informasi. Komunikasi antarpribadi banyak terfasilitasi dengan aplikasi baru terutama media sosial.

Wapres juga mengatakan pengguna media sosial di Indonesia sangat masif. Berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia hingga Tahun 2022, penetrasi internet Indonesia sudah mencapai 77% atau menembus 210 juta pengguna dan mayoritas mengakses internet melalui ponsel atau membuka media sosial.

Baca juga: Tekan Inflasi, Wapres: Pusat dan Daerah Perlu Bersinergi

“Teknologi adalah alat, semua alat dapat membawa manfaat atau mudharat, tergantung kepada penggunanya sama halnya dengan media sosial akan menjadi berkah apabila dijadikan kendaraan untuk mengantarkan pada tujuan yang mulia yaitu melindungi dan mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan menjaga ketertiban dunia,” kata Wapres.

Baca juga: Wapres: Jakarta dan Bali Jadi Prioritas Penggunaan Mobil Listrik

Follow Berita Okezone di Google News

Sebaliknya, kata Wapres, media sosial akan menjadi bencana jika digunakan untuk menyebarkan hoax, disinformasi, ujaran kebencian penipuan perundungan dan juga lain-lain sebagainya. “Jadi ini bisa mudharat bisa maslahat.”

Oleh karena itu, Wapres mengatakan bagi umat Islam kehadiran media sosial harus dioptimalkan sebagai sarana menguatkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. “Jangan sebaliknya justru dunia digital membuat umat di dunia nyata terpolarisasi dan terpecah belah. Ini penting.”

Baca juga: Maruf Amin: Perempuan di Indonesia Bebas Memilih Mau Jadi Rumah Tangga Bahkan Presiden

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini