Share

Divonis 5 bulan Penjara, Irjen Napoleon: Jeruji Besi Tak Akan Hancurkan Mental Saya!

Ari Sandita Murti, Sindonews · Kamis 15 September 2022 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 337 2668304 divonis-5-bulan-penjara-irjen-napoleon-jeruji-besi-tak-akan-hancurkan-mental-saya-2ajhaoLSdb.jpg Irjen Napoleon Bonaparte usia sidang vonis (foto: dok MPI/Ari Sandita)

JAKARTA - Irjen Napoleon Bonaparte divonis 5 bulan 15 hari penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan. Meski begitu, Napoleon mengaku jerusi besi tak bakal menghancurkan mental dan fisiknya.

"Semangat terus, jeruji besi tidak akan menghancurkan mental saya, apalagi fisik, saya tetap sehat," ujar Napoleon pada wartawan, Kamis (15/9/2022).

 BACA JUGA:Pertimbangan Hakim Vonis Irjen Napoleon 5 Bulan 15 Hari Penjara

Menurutnya, perbuatannya terhadap M Kece dipicu oleh provokasi M Kece yang telah menistakan agama dan dia pun tak mempermasalahkan perbuatannya itu. Meski dia penegak bukum, dia paham akan perbuatannya dan memilih memgambil resiko itu lantaran perbuatannya berdampak pada kasus penistaan agama.

"Terpenting tak ada lagi penista agama yang melakukan aksinya, tak ada lagi dan terbukti apa yang saya lakukan tahun lalu ada dampaknya. Tak ada lagi yang muncul, harus begitu, harusnya pemerintah yang turun, bukan saya," tuturnya.

 BACA JUGA:Terbukti Aniaya M Kece, Irjen Napoleon Bonaparte Divonis 5 Bulan 15 Hari

Follow Berita Okezone di Google News

Dia berterima kasih pada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini, yang mana menunjukan mereka memiliki iman. Disamping itu, perbuatan M Kece hanya merusak persatuan umat beragama dan bila memang benar setiap orang itu Pancasilais serta ingin persatuan beridiri di kehidupan berbangsa juga bernegara ini, semua pihak, khususnya pihak berwenang harus bisa mencegahnya.

"Kalau kita ingin persatuan berdiri di kehidupan bernegara, tidak ada lagi yang berani melakukan pelecehan begitu, tidak harus menunggu Napoleon-Napoleon baru yang melakukan tindakan seperti ini kepada penista agama. Harusnya semua pihak yang bertanggung jawab yang punya tupoksi bertindak, mencegah, jangan cuma ngomong dan saya cuma contoh," jelasnya.

Napoleon menambahkan, perbuatannya terhadap M Kece tak memiliki maksud apa-apa dan tak ada maksud politis lantaran dia hanya penghuni rutan belaka. Dia juga menilai, terjeratnya dia dengan kasus M Kece bisa dilihat sebagai cara Tuhan dalam menyelamatkannya dari kekhufuran.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini