Share

Peringatkan Prajuritnya, Jenderal Dudung Minta Setop Protes ke Effendi Simbolon

Riana Rizkia, MNC Portal · Kamis 15 September 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 337 2668233 peringatkan-prajuritnya-jenderal-dudung-minta-setop-protes-ke-effendi-simbolon-a5zSsJ5kcO.jpg KSAD Jenderal Dudung Abdurachman (Foto: Antara)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meminta para prajurit untuk menghentikan protes terhadap Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran agar menghentikan kegiatan-kegiatan menyampaikan secara perorangan dan sebagainya itu cukup," kata Dudung saat jumpa pers, di Mabesad, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

BACA JUGA:Bakal Dipanggil MKD, Jenderal Dudung: Gak Masalah, Kapan?ย 

Arahan tersebut disampaikan Dudung karena Effendi Simbolon telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Dudung pun meminta agar prajuritnya dapat legowo dan menerima permintaan maaf tersebut. Terlebih, kata Dudung, sebagai anggota TNI, pihaknya sering mengalami tantangan yang lebih berat selama di lapangan.

Pernyataan Effendi Simbolon, kata Dudung, tidak perlu lagi dibesar-besarkan. Sebab, menurutnya masalah ini sudah selesai.

"Tentunya saya sampaikan tadi bahwa permintaan maaf Pak Effendi dengan lapang dada saya menyatakan dapat menerimanya. Beliau sudah minta maaf Kita harus lebih dewasa, kita harus lebih legowo ya," katanya.

BACA JUGA: Effendi Simbolon Ingin Bertemu, KSAD Dudung: Silahkan Saja Kita Gak Ada Masalahย 

Follow Berita Okezone di Google News

"TNI Angkatan Darat di lapangan sudah terbiasa menghadapi risiko risiko itu. Jadi, kalau menghadapi yang begini-begini biasa-biasa saja enggak usah dibesar-besarkan," sambungnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon telah menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menyebut bahwa TNI seperti gerombolan dan melebihi organisasi masyarakat (Ormas).

โ€œDari lubuk hati terdalam saya mohon maaf atas perkataan saya yang menyinggung dan menyakiti prajurit siapapun dia perwira, tamtama, dan para pihak yang tidak nyaman atas perkataan yang dinilai lain. Saya mohon maaf. Saya tujukan pada seluruh prajurit bertugas atau purna dan para pihak yang tidak nyaman dan kepada Panglima saya mohon maaf, Kasad, Kasal, Kasau yang mungkin merasa kurang nyaman, saya mohon maaf,โ€ katanya Rabu 14 September 2022.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini