Share

5 Fakta Effendi Simbolon Minta Maaf ke TNI, Sudah Bertemu Jenderal Andika

Tim Okezone, Okezone · Kamis 15 September 2022 06:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 337 2667795 5-fakta-effendi-simbolon-minta-maaf-ke-tni-sudah-bertemu-jenderal-andika-elUByQrYgp.jpg Effendi Simbolon (Foto : MPI)

ANGGOTA Komisi I DPR Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon mengaku telah meminta maaf secara langsung kepada Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa terkait ucapannya TNI seperti gerombolan.

Effendi menyampaikan bahwa dirinya telah berkomunikasi melalui pesan singkat kepada Panglima TNI. Dalam pesan singkat itu, Panglima menyediakan waktunya untuk melakukan pertemuan secara langsung.

Berikut 5 fakta terkait Effendi Simbolon minta maaf ke TNI:

1. Bertemu Jenderal Andika

"Kemudian kemarin saya jam 12 ada di kantor beliau saya ingin poin menanyakan sikap-sikap dari TNI dan juga saya menyampaikan maaf saya, saya mendahului dari yang difasilitasi oleh pak ketua saya," kata Effendi dalam jumpa persnya di ruang fraksi PDIP, Rabu (14/9/2022).

Effendi mengeklaim dirinya telah dimaafkan oleh Andika. Sebab, dalam pertemuan itu, Andika menyampaikan bahwa sudah tidak ada masalah antara dirinya dan Effendi.

"Pak Panglima menyampaikan tidak ada masalah, jadi sangat clear. Silakan teman-teman menanyakan langsung, lebih elok kalau yang bersangkutan menyampaikannya," tuturnya.

2. Jenderal Dudung Bilang TNI Punya Kehormatan!

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurahman angkat bicara dengan menegaskan bahwa TNI mempunyai harga diri.

"Menurut saya memang beliau punya hak konstitusional sebagai anggota dewan, tetapi kami TNI, khususnya TNI AD punya kehormatan dan harga diri," kata pucuk pimpinan TNI AD saat berada di Bengkalis, Provinsi Riau, Rabu (14/9/2022).

3. KSAD Yakin Sikap Effendi Bukan Cermin PDIP

KSAD Jenderal Dudung menyakini bahwa ucapan dari Efendi merupakan sikap individu dan tidak mewakili DPR I dan juga partai.

"Saya yakin ini bukan sikap dari DPR Komisi I, apalagi wekali Partai PDI P yang dikenal dengan partai wong cilik," imbuhnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

4. TNI AD: Jadikan Pelajaran!

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Kolonel Arh Hamim Tohari mengimbau pihak yang terlibat untuk melupakan perbedaan yang terjadi, dan segera melangkah bersama membangun bangsa dan negara.

"Dengan telah dilakukannya jumpa pers oleh Efendi Simbolon dan penyampaian permintaan maaf, maka marilah kita semuanya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk semuanya dalam berucap dan bersikap. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar komitmen kita bersama untuk secara sinergi bekerja demi NKRI tidak ternodai," kata Hamim melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/9/2022).

5. Effendi Simbolon Diminta Mundur

Secara tegas, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring meminta Effendi Simbolon mundur dari jabatannya sebagai wakil rakyat di DPR RI.

"Jika tidak bisa menjadi cerminan bagi masyarakat maka mundur saja, kami lebih hormat kepada Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Saifuddin yang berani mengundurkan diri dari jabatannya, hanya karena salah melafalkan pancasila, walaupun itu menurut kami hanya ketidaksengajaan. Tetapi kami menaruh hormat kepada beliau yang gentle mengakui kesalahannya," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Danrem, ketika kita menjabat harus tahu diri karena jabatan ini tidak abadi, tetapi ada masanya. "Oleh karena itu moncong harus dijaga, jangan membuat kegaduhan Nasional," tegasnya mengingatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini