Share

Lukas Enembe Kerap Berobat ke Luar Negeri Pakai Pesawat Pribadi, KPK Telusuri Sumber Pendanaannya

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 14 September 2022 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2667708 lukas-enembe-kerap-berobat-ke-luar-negeri-pakai-pesawat-pribadi-kpk-telusuri-sumber-pendanaannya-herupYPE41.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengantongi informasi bahwa Gubernur Papua, Lukas Enembe (LE) kerap berobat ke luar negeri menggunakan pesawat pribadi. KPK mencurigai sumber dana yang digunakan Lukas untuk menyewa pesawat pribadi. KPK sedang menulusuri sumber pendanaan tersebut.

 BACA JUGA:Dikira Boneka, Pria ini Ternyata Tewas Mengambang di Kali Mookervaart

"Termasuk juga keberadaan yang bersangkutan selama ini kalau ke luar negeri menggunakan private jet, siapa yang mau mendanai," ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2022).

"Apakah dari pemprov mendanai untuk menyewa pesawat buat berobat yang bersangkutan, dan sebagainya," sambungnya.

 BACA JUGA:Jadi Komut MPI dan iNews, Said Aqil: Mudah-mudahan Membawa Berkah

Lebih lanjut, Alex, sapaan karib Alexander Marwata menjelaskan, pihaknya bisa saja memfasilitasi Lukas Enembe untuk berobat ke luar negeri seperti yang dimohonkan. Asalkan, Lukas berstatus sebagai tahanan KPK. Sebab, Lukas saat ini telah dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

"Terkait izin sakit, yang bersangkutan akan berobat ke luar negeri, karena dengan pencekalan ini tentu kami berharap, kami sebenarnya memfasilitasi yang bersangkutan," ungkap Alex.

"Tapi yaitu tadi, statusnya harus jadi tahanan KPK, jadi ketika yang bersangkutan menyatakan ingin berobat itu kami akan berkoordinasi dengan dokter, misalnya dokter RSPAD atau RSCM," imbuhnya.

Kendati demikian, Alex menyarankan agar Lukas Enembe lebih baik berobat di dalam negeri terlebih dahulu. Diyakini Alex, dokter di Indonesia tidak kalah hebat dengan yang ada di luar negeri.

"Saya yakin, indonesia tidak kekurangan dokter yang hebat yang bisa mendeteksi penyakit. ketika penyakitnya bisa diobati di Indonesia kenapa harus ke luar negeri," katanya.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Politikus Partai Demokrat tersebut diduga telah menerima suap dan gratifikasi.

Follow Berita Okezone di Google News

Sayangnya, KPK belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka serta konstruksi perkara yang menjerat Lukas Enembe. Sebab, KPK belum melakukan proses penangkapan dan penahanan terhadap Lukas Enembe.

Lukas telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas permintaan KPK. Ia dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung mulai 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023.

 BACA JUGA:Atasi Pandemi, Pemprov DKI Luncurkan Gerai Memulai Usaha di Kembangan

Tak hanya itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga sudah memblokir rekening milik Lukas Enembe dan pihak-pihak yang terkait. Pemblokiran dilakukan karena PPATK menemukan ada transaksi keuangan yang janggal atau mencurigakan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini