Share

Komisi I DPR Gelar Rapat dengan Menhan, Panglima TNI dan KSAD Pekan Depan

Kiswondari, Sindonews · Rabu 14 September 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2667627 komisi-i-dpr-gelar-rapat-dengan-menhan-panglima-tni-dan-ksad-pekan-depan-GccfdjFWHd.jpg

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari meminta agar polemik pernyataan Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon, yang menyebut TNI sebagai gerombolan dalam Rapat Komisi I DPR dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Panglima TNI disudahi, karena Effendi sudah menyampaikan maaf.

 BACA JUGA:Diblokir PPATK, Rekening Lukas Enembe Berisi Uang Puluhan Miliar Rupiah

Apalagi, muncul polemik baru mengenai video Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman yang memerintahkan prajurit TNI AD agar tidak tinggal diam mengenai pernyataan Effendi tersebut.

“Saya kira kan sudah ada permintaan maaf dari Pak Effendi, selesailah, sudahlah. Kita anggap selesailah, udah, enggak usah diperpanjang,” kata Kharis kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

 BACA JUGA:Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming Didugat Rp4,3 Triliun Dalam Kasus Izin Tambang

Soal adanya isu disharmoni Panglima TNI dan KSAD yang dianggap memecah belah institusi TNI, politisi PKS ini menegaskan tidak ada.

“Enggak, enggak ada,” ujarnya.

Menurut Kharis, Komisi I DPR sudah menjadwalkan rapat dengan Menteri Pertahanan (Menhan), Panglima TNI dan para kepala staf dari 3 matra, KSAD, KSAL dan KSAU untuk membahas anggaran pada 26 September 2022 pekan depan.

“Kan tanggal 26 (September) kan ada rapat lagi memang. Rapat anggaran,” terangnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Kharis menegaskan, rapat tersebut tidak membahas khusus isu disharmoni dan polemik antara Effendi dengan KSAD. Tetapi, pimpinan Komisi I DPR tidak melarang jika memang ada anggota Komisi I DPR yang nanti akan membahas soal itu.

“Ya terserah anggota mau nanya atau enggak (soal polemik Effendi dan Dudung), yang pasti agenda kita pembahasan anggaran ya, RKA KL yang terakhir besok, persetujuan,” ungkap Kharis.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini