Share

Mahfud MD Klaim Hacker Bjorka Sudah Teridentifikasi

Riana Rizkia, MNC Portal · Rabu 14 September 2022 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2667183 mahfud-md-klaim-hacker-bjorka-sudah-teridentifikasi-zWroTXBHJq.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: dok Kemenkopolhukam)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan, bahwa tim khusus sudah mengidentifikasi peretas atau hacker dengan nama Bjorka.

"Kita terus menyelidiki karena sampai sekarang ini, memang gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri," kata Mahfud MD di kantornya, Rabu (14/9/2022).

Kendati sudah berhasil mengidentifikasi hacker Bjorka, namun Mahfud MD menyebut bahwa tim khusus belum dapat mengumumkannya.

 BACA JUGA:Mahfud MD: Hacker Bjorka Tak Punya Kemampuan Bobol Data

Mahfud menjelaskan, tim khusus perlindungan data sudah mengetahui sosok Bjorka melalui bantuan alat pelacak.

"tetapi belum bisa diumumkan. Gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua," ucapnya.

Mahfud sebelumnya mengatakan bahwa data yang disebarkan oleh hacker Bjorka bukanlah data rahasia, dan belum ada hal yang membahayakan.

 BACA JUGA:Hacker Bjorka Retas Data Pejabat, Pakar IT Universitas Brawijaya Bocorkan Sosoknya

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun pembentukan timsus ini, kata Mahfud, tetap harus dilakukan untuk meminimalisir adanya kebocoran data yang sifatnya rahasia.

"Ya, untuk melindungi data yang sifatnya rahasia negara. Mumpung sekarang belum ada yang bisa dibobol. Kalau yang dari Bjorka sekarang itu kan bukan rahasia, itu bisa diambil dimanapun. Data pribadi tentang saya misalnya, di Youtube ada, di Google ada, di buku-buku saya juga ada" kata Mahfud kepada wartawan, Rabu (14/9/2022).

"Dalam pada itu Satgas itu sebenarnya lebih untuk menyongsong UU Perlindungan Data Pribadi yang sudah disetujui di Tk I DPR dan sekarang tinggal ketuk palu. Selama ini RUU tersebut masih dibahas di DPR," sambungnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini