Share

Izinkan Nikah Beda Agama, MUI Sebut PN Jaksel Langgar UU

Widya Michella, MNC Media · Rabu 14 September 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2667148 izinkan-nikah-beda-agama-mui-sebut-pn-jaksel-langgar-uu-Q3Ru8qQ06W.jpg Ilustrasi (Foto : MPI)

JAKARTA - Terkait izin pasangan nikah beda agama, Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyebut Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah melanggar Undang-undang (UU) dan konstitusi Indonesia.

Untuk diketahui, PN Jaksel sebelumnya mengizinkan pasangan beda agama untuk melakukan pencatatan atas pernikahannya ke Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Selatan.

Menurutnya, masalah perkawinan dalam Islam sudah jelas ketentuannya di mana perempuan muslimah tidak diperbolehkan menikah dengan laki-laki yang tidak beragama islam.

Ketentuan itu juga termuat dalam UU Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan dimana di dalam Pasal 2 Ayat 1 dari UU tersebut diktakan bahwa Perkawinan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya.

"Oleh karena itu kalau ada hakim yang menikahkan seorang muslim dan atau muslimah dengan orang yang berbeda agama dengannya maka berarti hakim tersebut telah melanggar UU dan konstitusi yang ada,"kata Anwar dalam keterangan tertulisnya kepada MNC Portal, Rabu,(14/09/2022).

Hal ini pun berlaku bagi orang Islam yang melakukan pernikahan dengan laki-laki atau perempuan berbeda agama. Menurut Anwar mereka juga termasuk orang yang telah melanggar ketentuan agama dan hukum di Indonesia.

"Jadi kalau ada orang islam yang melanggarnya maka berarti yang bersangkutan selain telah melanggar ketentuan agama yang bersangkutan juga berarti telah melanggar hukum yang berlaku dalam negara republik indonesia," ujar Ketua PP, Muhamadiyah ini.

Diberitakan sebelumnya, sidang yang dipimpin oleh Hakim Tunggal PN Jakarta Selatan, Arlandi Triyogo, dalam putusannya hakim mengabulkan sebagian permohonan pemohon. Pasangan dengan nomor perkara 508/Pdt.P/2022/PN JKT.SEL, yang mana pemohonnya berinisial DRS beragama Kristen dan JN beragama Islam sebagaimana dilihat di SIPP PNJakarta Selatan.

"Mengabulkan permohonan Para Pemohon untuk sebagian," kata Hakim Tunggal, Arlandi Triyogo sebagaimana dikutip dari SIPP PN Jakarta Selatan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Hakim memberikan izin kepada Para Pemohon untuk mendaftarkan perkawinannya di Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pertimbangannya, perkawinan beda agama para Pemohon itu telah dilaksanakan di Gereja Kristen Nusantara, beralamat di JI. Cempaka Putih Barat XXI No. 34, Jakarta Pusat pada tanggal 31 Mei 2022.

Sementara itu, pasangan dengan nomor perkara 650/Pdt.P/2022/ PN.Jkt Sel sebagaimana dilihat dari situs Mahkamah Agung (MA), yang mana pemohonnya berinisial Y beragama Kristen Protestan dan GLG (beragama Katolik). Sidang tersebut dipimpin Hakim Tunggal PN Jakarta Selatan, Alimin Ribut Sujono, yang mana dalam putusannya hakim mengabulkan seluruh permohonan para pemohon.

"Memberikan izin kepada Para Pemohon untuk mendaftarkan perkawinannya di Kantor Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Selatan," kata Hakim Tunggal, Alimin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini