Share

Polemik Penolakan Pendirian Gereja, Wali Kota Cilegon Penuhi Undangan Menag

Widya Michella, MNC Media · Rabu 14 September 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2667124 polemik-penolakan-pendirian-gereja-wali-kota-cilegon-penuhi-undangan-menag-lDeszFb6nr.jpg Wali Kota Cilegon Helldy Agustian (Foto : MPI)

JAKARTA - Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian penuhi undangan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas untuk membahas solusi atas polemik penolakan pembangunan gereja di Cilegon pada, Rabu (14/9/2022).

Sekira pukul, 10.05 WIB Helldy hadir di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat bersama ajudannya. Tampak Helldy mengenakan baju dinas berwarna putih dan peci hitam sambil memberikan salam kepada wartawan.

Sebelumnya, Menag Yaqut telah hadir di Kantor Kemenag, pada pukul 08.54 wib. Menag Yaqut mengenakan baju batik coklat panjang dengan peci berwarna hitam.

Selain Wali Kota Cilegon dan tokoh masyarakat, Menag juga mengundang antara lain Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden.

Kemudian dari internal Kemenag, akan hadir Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, Plt. Dirjen Bimas Kristen Kemenag, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon.

Sebagai informasi, Menag menyampaikan persoalan ini perlu didudukkan secara jernih dan tidak emosional. Untuk itu, pertemuan para stakeholders terkait sangat penting untuk mendudukan persoalannya dan menyelesaikan problemnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

โ€œBeragam perspektif akan kita diskusikan bersama, baik dari aspek regulasi, kesejarahan, dan masing-masing relevansinya dalam konteks kehidupan kebangsaan masa kini. Insya Allah solusi terbaiknya akan bisa segera dicapai,โ€ ujar Menag dikutip dalam keterangannya.

"Insya Allah akan ada solusi terbaiknya,โ€ imbuhnya.

Diketahui, rencana pembangunan gereja di Cilegon menjadi polemik dalam sepekan terakhir. Masalah ini berawal usai adanya penandatangan petisi penolakan dari masyarakat, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini