Share

5 Fakta Bjorka Bocorkan Data Pejabat, Mahfud MD Sebut Data Pribadinya Bukan Rahasia

Tim Okezone, Okezone · Rabu 14 September 2022 07:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 337 2666977 5-fakta-bjorka-bocorkan-data-pejabat-mahfud-md-sebut-data-pribadinya-bukan-rahasia-cXJQG62hGQ.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bjorka belakangan ramai diperbincangakan. Sosok yang tak diketahui identitas aslinya itu muncul di Twitter dan mengaku sebagai hacker. Aksinya adalah mengaku meretas sejumlah data pemerintah hingga menyindir sejumlah tokoh.

Sejumlah pejabat yang diklaim Bjorka telah diretas lantas angkat bicara. Berikut sejumlah faktanya.

1. Mahfud MD Tak Khawatir

Data pribadi milik Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD diketahui juga mengalami kebocoran.

 

Mahfud menyebut bahwa banyak yang memberitahu perihal kebocoran data pribadi yang dialaminya.

"Banyak yang japri (chat jalur pribadi) saya bahwa data pribadi saya dibocorkan oleh Bjorka hacker," kata Mahfud melalui akun twitter miliknya @mohmahfudmd, Selasa (13/9/2022).

 Baca juga: Benarkan Ada Kebocoran Data, Menkominfo: Bukan yang Terupdate

Namun Mahfud mengaku tidak ambil pusing dan tidak ingin tahu soal apa yang dilakukan Hacker Bjorka. Sebab, kata Mahfud, data pribadi miliknya bukanlah sesuatu yang rahasia sehingga tidak perlu dibocorkan.

"Saya tak ambil pusing dan tak ingin tahu. Sebab data pribadi saya bukan rahasia, bisa diambil dan dilihat di Wikipedia (Google)," katanya.

"Di sampul belakang buku-buku saya, di LHKPN KPK. Data pribadi saya terbuka, tak perlu dibocorkan," pungkasnya.

2. Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara terkait dugaan peretasan data pribadi yang dilakukan Bjorka. Menurutnya, data yang tersebar tidak sepenuhnya benar.

"Iya, sayang. NIK-nya salah. Nomor HP-nya juga salah," kata Anies kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2022).

Anies mengaku heran dengan sumber data yang Bjorka ambil. Ia pun meragukan kebenaran data yang diunggah ke publik itu.

"Itu enggak tahu saya ngambil datanya dari mana. Kebanyakan salah itu data-datanya," ucap Anies.

3. Cak Imin Langsung Hapus WA

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar mengaku menjadi salah satu korban Bjorka, hacker yang belakangan tengah melakukan aksi peretasan terhadap sejumlah elite di negeri ini.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengaku aksi yang dilancarkan Bjorka atas peretasan data pribadinya sangat mengerikan. Pasalnya, aplikasi WhatsApp yang berada di ponselnya seketika diberondong oleh pesan orang tak dikenal tadi malam.

"Karena WA saya mulai jam 9 itu, WA saya itu ratusan WA masuk, berbagai macam. Itu karena bocor," kata Cak Imin di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Atas dasar itulah, Ketua Umum DPP Partai kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyatakan bahwa telah mengambil sikap untuk tidak memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai media komunikasinya.

"Karena itu, saya mengundurkan diri dari WA ini. Karena WA saya bocor dengan macam-macam isinya," ujarnya.

4. Pemerintah Bentuh Emergency Response Team

 Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate akan membentuk tim keadaan darurat atau emergency response team untuk mencegah kebocaran data yang dilakukan Bjorka.

Tim tersebut terdiri dari berbagai unsur, seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian Republik Indonesia, hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

"Perlu ada emergency response team yang terkait untuk menjaga tata kelola yang baik di Indonesia untuk menjaga juga kepercayaan publik. Jadi akan ada emergency response team dari BSSN, Kominfo, Polri, dan BIN untuk melakukan asesmen-asesmen berikutnya," ujar Johnny usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi bersama sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Senin (12/9/2022).

Johnny menyebut, Presiden Jokowi menginstruksikan jajaran segera berkoordinasi dan menelaah lebih lanjut terkait dugaan kebocoran sejumlah data milik tokoh publik, termasuk surat-surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi. 

5. Langkah PPATK

Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memastikan telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna membentengi upaya peretasan yang dilakukan hacker Bjorka yang heboh belakangan ini.

"Saya juga sudah diskusi panjang dengan teman-teman terkait dengan isu pembocoran informasi yang terakhir menguat di media massa. Dan kami sudah mengantisipasi itu," kata Ketua PPATK, Ivan Yustivandana dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (13/9/2022).

Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyiapkan data recovery center. Bahkan, PPATK juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk mengantisipasi adanya kemungkinan peretasan hingga bocornya data penting milik PPATK.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini