Share

5 Fakta Hasil Uji Kebohongan Ferdi Sambo-Putri Candrawathi, Hasilnya Bakal Dibuka di Persidangan

Tim Okezone, Okezone · Minggu 11 September 2022 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 337 2664957 5-fakta-hasil-uji-kebohongan-ferdi-sambo-putri-candrawathi-hasilnya-bakal-dibuka-di-persidangan-nFSXA6Hagd.jpg

JAKARTA - Pihak kepolisian tidak mengungkap hasil pemeriksaan uji kebohongan atau poligraf terhadap Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, tersangka pembunuhan Brigadir J. Lantas apa alasannya?

Berikut fakta yang berhasil dihimpun

1. Menghindari Analisis liar

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menjelaskan semua fakta akan diungkap di persidangan. Pengungkapan ke publik juga dikhawatirkan memunculkan analisis liar.

“Saya melihat justru analisis liar dari media dan pengamat yang tidak paham teknis pascapelaksaaan uji poligraf,” kata Andi dilansir Antara, Jumat (8/9/2022).

2. Semua Diungkap di Persidangan

Menurut Andi, semua fakta yang diperoleh dari penyidikan yang dilakukan oleh Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri akan diungkapkan di persidangan.

“Toh juga semua fakta akan diungkap di pengadilan,” kata Andi yang juga Ketua Tim Penyidik Tim Khusus bentukan Kapolri.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

3. Kebutuhan Pro Justitia

Hasil pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo dengan alat Lie Detector atau anti-bohong merupakan kebutuhan dari Pro Justitia. Oleh karena itu, dengan mengedepankan demi keadilan dalam proses penegakan hukum tersebut, hasil pemeriksaan Lie Detector terhadap Ferdy Sambo tidak diungkap ke publik.

"Hasil uji Lie Detector pro justitia untuk penyidik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (9/9/2022).

4. Sambo dan Putri Diperiksa Seharian

Dedi menyebut, Ferdy Sambo diperiksa penyidik Puslabfor Polri di Sentul, Jawa Barat, pada kemarin hingga dari siang hingga malam hari.

"Info labfor pemeriksaan sampai jam 19.00 WIB. Hasilnya apakah sudah selesai itu domainnya labfor dan penyidik," ujar Dedi.

5. Dites Kebohongan dengan Alat Mutakhir

Polri melakukan uji pendeteksi kebohongan atau lie detector ke para tersangka kasus pembunuhan Brigadir J. Pemeriksaan lie detector atau poligraf ini dilakukan tim Puslabfor ke Ferdy Sambo Cs bertujuan untuk memperkaya atau menambah alat bukti yang sudah dikumpulkan oleh tim penyidik.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Puslabfor Polri saat ini menggunakan poligraf limestones dan lafayette. Dua alat poligraf tersebut kata Dedi sudah diakui oleh American Polygraph Assosciation (APA).

"Instrumen poligraf mulai digunakan di Labfor dari tahun 1985 (lafayette tipe analog). Sejak tahun 2000-an sudah menggunakan poligraf tipe digital sampai saat ini, dimana poligraf digital dikembangkan karena lebih responsif dari alat analog sebelumnya," kata Dedi kepada awak media, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini