Share

Badan Pesawat G-36 Bonanza yang Jatuh di Selat Madura Ditemukan, Proses Evakuasi Belangsung

Nur Syafei, iNews · Kamis 08 September 2022 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 337 2663210 badan-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-di-selat-madura-ditemukan-proses-evakuasi-belangsung-aAEcHbJHGa.jpg Ilustrasi/ Doc: Istimewa

JAKARTA - Badan Pesawat G-36 Bonanza milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang kecelakaan di perairan Selat Madura telah ditemukan. Badan pesawat ditemukan dalam kondisi tenggelam 15 meter dari permukaan laut.

Panglima Koarmada II Surabaya Laksamana Muda TNI Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S. mengatakan, badan pesawat ditemukan di sekitar perairan Alur Barat Surabaya atau perairan Selat Madura.

 BACA JUGA:Kapolri Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan-Kesatuan di Hadapan Angkatan Muda Muhammadiyah

"Badan pesawat sudah ditemukan di sekitar perairan Alur Barat Surabaya atau di perairan Selat Madura dengan kedalaman sekitar 15 meter dari permukaan air," katanya, Kamis (8/9/2022).

Saat ini proses evakuasi pun dilakukan. Koarmada II sudah mengerahkan sekitar 7 kapal perang di lokasi kejadian jatuhnya pesawat. "Tim penyelam Pasukan Kopaska  hingga kini masih terus diupayakan untuk pengangkatan badan pesawat G-36 Bonanza," ujarnya.

Sebelumnya, Komandan Pusat Penerbang Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan mengungkapkan bahwa pesawat buatan Amerika Serikat (AS) itu baru dilakukan perawatan.

“Relatif masih sangat layak, karena baru saja melaksanakan pemeliharaan pada 22 Agustus 2022,” kata Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan, dalam konferensi pers Rabu (7/9/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Dijelaskan Dwika pesawat tersebut masuk dan digunakan di lingkungan AL sejak 2013 silam. Adapun, saat terjadi kecelakaan, pesawat itu sedang melaksanakan kegiatan latihan.

“Kebetulan sedang melaksanakan latihan antiserangan udara,” ucap dia.

 BACA JUGA:Bansos Pemda Mulai Dicairkan Oktober 2022, Ingat Ini Perintah Sri Mulyani

Dwika juga menjelaskan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Juanda di Surabaya pada pukul 08.45 WIB sebelum akhirnya mengalami hilang kontak sepuluh menit setelahnya. Meski pesawat resmi dinyatakan jatuh pada pukul 09.30 WIB, namum belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat.

“Sehingga kita belum tahu apakah ini teknis atau yang lain (penyebab), karena kita belum menurunkan tim investigasi,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini