Share

TKW Unggah Video Mengaku Disiksa Majikan di Arab Saudi, Pihak Keluarga Malah Dimintai Rp45 Juta

Mahesa Apriandi, iNews · Selasa 06 September 2022 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 337 2661959 tkw-unggah-video-mengaku-disiksa-majikan-di-arab-saudi-pihak-keluarga-malah-dimintai-rp45-juta-pETQlLsYvh.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

BANTEN - Nasib tragis dialami seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kota Serang Banten yang disiksa majikanya di luar negeri. Korban membuat rekaman video ingin dipulangkan ke Tanah Air, dan mengunggahnyaa ke media sosial.

TKW bernama Ratih asal Kampung Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Banten ini menangis setelah mendapat penyiksaan dari majikannya di Arab Saudi.

Korban bekerja sebagai asisten rumah tangga membuat rekaman video yang diunggah ke media sosial. Korban menangis meminta untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Dalam rekaman video tersebut korban juga memperlihatkan luka lebam di bagian lengan dan jari kaki korban lebam diduga diinjak dengan kursi oleh majikanya.

Mendapati video korban, orang tua korban bernama Santinah Senin siang langsung melaporkan kekerasan yang dialami korban ke kantor pengaduan TKI untuk mendapatkan pendampingan.

Kepada pihak kantor pengaduan TKI, orangtua korban meminta pendampingan agar anaknya yang bekerja di luar negeri secepatnya dapat dipulangkan.

"Selain disiksa sama majikan, Ratih yang bekerja sudah tujuh bulan, lima bulan tidak dibayar," kata Orangtua Ratih, Santinah.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Orang tua Ratih bahkan menceritakan jika pihak sponsor yang memberangkatkan Ratih bekerja sebagai asisten rumah tangga di Arab Saudi, meminta bayaran kepada pihak keluarga hingga 45 juta rupiah jika ingin proses pemulangan Ratih ke Tanah Air dibantu pihak sponsor.

Mendapat laporan tersebut, pihak pengaduan TKI akan membantu proses pemulangan Ratih dari Arab Saudi ke Tanah Air. "Termasuk kita juga berharap kepada kepolisian untuk mengusut dan menindak pihak sponsor selaku pihak yang memberangkatkan Ratih ke Arab Saudi," kata Sekjen Garda BMI Provinsi Banten, Nafis Salim.

Pihak keluarga Ratih kini hanya pasrah dan berharap keajaiban anaknya pulang ke Tanah Air dengan selamat.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini