Share

Dirut Taspen Laporkan Kamaruddin Simanjuntak Terkait Hoaks dan Pencemaran Nama Baik

Tim Okezone, Okezone · Senin 05 September 2022 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 05 337 2661355 dirut-taspen-laporkan-kamaruddin-simanjuntak-terkait-hoaks-dan-pencemaran-nama-baik-XSt2Rtagk4.jpg Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir J/ Foto: MPI

JAKARTA - Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, resmi dilaporkan oleh kuasa hukum Direktur Utama PT Taspen ANS Kosasih, Duke Arie Widagdo ke Polres Jakarta Pusat, Senin (5/9/2022).

Laporan itu pun telah diterima kepolisian dengan nomor LP/B/1966/IX/SPKT/POLRES METROPOLITAN JAKPUS/POLDA METRO JAYA, tertanggal 5 September 2022.

"Hari ini saya mendampingi klien saya Pak ANS Kosasih membuat laporan polisi terkait berita bohong dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh saudara KS beberapa waktu lalu," katanya di Polres Jakarta Pusat, Senin.

Dia menjelaskan, Kamaruddin Simanjuntak disangkakan dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE. Tak hanya itu, Kamaruddin juga dilaporkan atas sangkakan menyebarkan berita bohong dengan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Berita Bohong.

Untuk memperkuat laporannya, ia pun turut membawa sejumlah barang bukti, di antaranya video hingga bukti persidangan perceraian.

Kamaruddin dilaporkan untuk menyanggah tuduhan yang dilontarkan kepada kliennya.

"Tuduhan adanya pengelolaan dana Rp300 triliun itu jelas tidak benar. Adanya pernikahan gaib itu juga jelas tidak benar. Kemudian juga tudingan mengenai anaknya ditelantarkan, itu juga enggak benar," ujarnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Adapun, terkait kasus perceraian yang disinggung oleh Kamaruddin di berbagai kesempatan, pengacara ANS Kosasih mengatan bahwa perceraiannya sedang berproses di tingkat banding.

Sebelumnya, viral di media sosial sebuah potongan video Kamaruddin Simanjuntak menyebut adanya dana Rp300 triliun yang dipersiapkan untuk modal kampanye seorang capres di Pilpres 2024.

 BACA JUGA:Musim Hujan datang Lebih Awal, BNPB: Waspada, Banjir Mulai Terjadi

Dalam video tersebut, Kamarudin menuding Dirut BUMN PT Taspen yang mengelola dana Rp 300 triliun itu dan memiliki banyak wanita simpanan. Para wanita ini disebut dititipi uang oleh dirut BUMN tersebut dari hasil investasi dana perusahaan.

Bahkan, pengacara dari Brigadir J dalam kasus pembunuhan oleh Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo ini menyebut para wanita ini bisa melakukan transaksi Rp200 juta dalam satu hari.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini