Share

Kecelakaan Maut Tewaskan 7 Murid SD, RPA Perindo: Perlindungan Anak & Perempuan Prioritas Utama

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 02 September 2022 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 02 337 2659602 kecelakaan-maut-tewaskan-7-murid-sd-rpa-perindo-perlindungan-anak-perempuan-prioritas-utama-ZwhBM8VH0r.jpg Kecelakaan maut di Bekasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo prihatin atas insiden kecelakaan maut truk trailer yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu (31/8/2022) lalu.

Akibat kecelakaan truk maut itu, sebanyak 11 korban meninggal dunia, 7 di antaranya adalah murid Sekolah Dasar (SD) Kota Baru II dan III Bekasi Barat.

Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeanny Latumahina turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut, karena korban kecelakaan umumnya adalah murid SD.

"Sungguh sangat menyedihkan dan menyesalkan kejadian ini yang telah merenggut korban jiwa anak-anak kita. Jangan terulang lagi kejadian tragis pada anak-anak kita," kata Jeanny di Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa tersebut terjadi akibat truk trailer mengalami oleng.

Meski demikian, kata Jeanny, kejadian itu perlu didalami lagi, karena banyak hal yang membuat truk trailer mengalami oleng.

Baca juga: Ketua DPD Perindo Jakpus: Naik Transportasi Umum Sama dengan Berbagi Rezeki

"Pertama adalah dalam kecepatan tinggi lalu rem mendadak. Demikian juga bisa terjadi diakibatkan muatan yang berlebihan. Untuk hal ini perlu pendalaman penyidikan kepolisian," ujar Jeanny.

Baca juga: Ibu Hamil Antusias Ikuti USG dan Pemberian Vitamin Gratis Perindo Babel

Selain itu, RPA Perindo menyoroti tidak tersedianya rambu-rambu keselamatan pengguna jalan atau peringatan untuk berhati-hati bagi kendaraan pribadi dan truk bermuatan berat ketika melintasi jalan di depan sekolah tersebut.

"Seperti tidak adanya lampu traffic light tanda hati-hati, zebra cross maupun rambu-rambu lalin yang bisa dengan jelas terlihat pengguna jalan di lokasi kejadian kecelakaan," ungkap Jeanny.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Oleh karenanya, RPA Perindo menyerukan agar instansi terkait dapat menyediakan fasilitas dan sarana keselamatan di semua tempat keramaian, seperti di sekolah dan pasar.

Penegasan ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Tentunya RPA yang sungguh bekerja untuk advokasi perlindungan bagi perempuan dan anak tidak menginginkan hal demikian terjadi di manapun," ujarnya.

Dia menjelaskan kecelakaan truk trailer maut di Bekasi yang menewaskan banyak siswa SD harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak.

Baca juga: Besok, Webinar Partai Perindo Bahas Wacana Penghapusan Jalur Mandiri Gegara Jadi Ladang Korupsi Masuk PTN

"Bahwa penegakan peraturan dan perlindungan keselamatan anak-anak dan perempuan menjadi prioritas utama dalam berlalu lintas," ungkap Jeanny.

Pihaknya berharap pengawasan berlalu lintas di lingkungan sekolah yang berlokasi di jalan raya yang padat dan ramai lebih diperhatikan.

Selain itu, perlu adanya pendampingan terhadap korban dan anak-anak pelajar SD yang melihat kejadian itu pasca- kecelakaan maut tersebut.

"Tentunya RPA Perindo akan rela turun bersama untuk mendampingi anak-anak agar dapat kembali belajar dengan baik untuk masa depan bangsa dan negara, karena keikutsertaan dan kepedulian kita bersama sungguh diharapkan," pungkasnya.

Baca juga: Partai Perindo Bangka Belitung Adakan Layanan USG Ibu Hamil Gratis

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini