Share

Kasus Online Scam Kamboja, Menlu Sebut 241 WNI Sudah Dipulangkan ke Jakarta

Kiswondari, Sindonews · Kamis 01 September 2022 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 337 2659037 kasus-online-scam-kamboja-menlu-sebut-241-wni-sudah-dipulangkan-ke-jakarta-3w4bIj8X2m.jpg Menlu Retno Marsudi (Foto: Raka Dwi)

JAKARTA - Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan mengenai perkembangan penanganan kasus human trafficking terhadap WNI yang dipekerjakan di onlinescam Sihanoukville, Kamboja.

"Selain pada working level tentunya komunikasi dan koordinasi pada level tinggi juga langsung kami lakukan," kata Retno di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Retno menguraikan, pada 29 Juli lalu pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Menlu Kamboja. Pada 2 Agustus, pihaknya juga melakukan pertemuan dengan Kepala Kepolisian Kamboja yang didampingi oleh Kabarhakam Polri.

BACA JUGA:Polisi Gagalkan Pengiriman Calon PMI Ilegal ke Kamboja 

Pada 4 Agustus, Kemenlu RI melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Kamboja yang juga sekaligus membawahi kepolisian dan imigrasi di Kamboja. Dalam pertemuan utamanya dengan Kepala Kepolisian dan juga Menteri Dalam Negeri Kamboja, telah dibahas beberapa hal.

"Pertama, mengenai penanganan kasus-kasus yang sudah terlaporkan; yang kedua penanganan kasus-kasus yang masih ada; ketiga mengenai masalah gakkum penegakan hukumnya; dan yang keempat dan yang lebih penting ini adalah bagaimana bersama kita bekerja sama untuk mencegah," urainya.

BACA JUGA:Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 212 PMI Ilegal ke Kamboja, 5 Orang Ditetapkan Tersangka 

Menurut Retno, dari onlinescam itu, 225 orang telah berhasil dibebaskan dari Sihanoukville, Kamboja, dan 241 orang telah dipulangkan ke Jakarta dan otoritas Kamboja membebaskan denda imigrasi kepada para WNI tersebut.

"Otoritas Indonesia dan Kamboja sepakat untuk melakukan kerja sama penegakan hukum, nomor kontak di masing-masing kepolisian telah dipertukarkan guna memudahkan penanganan jika kejadian serupa terjadi kembali, kepolisian kedua negara juga sepakat untuk segera menyelesaikan MOU pemberantasan kerja sama lintas batas," terang Retno.

Follow Berita Okezone di Google News

(Ari)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini