Share

Menag Sempat Negosiasi Biaya Masyair Haji 2022: Jadi Turun Dikit

Widya Michella, MNC Media · Rabu 31 Agustus 2022 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 337 2658437 menag-sempat-negosiasi-biaya-masyair-haji-2022-jadi-turun-dikit-2LcZO8fYIY.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto : Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas akui sempat melakukan negosiasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait mahalnya biaya layanan masyair haji 1443H/2022M.

Selain memberikan nota protes Masyair, Yaqut juga langsung mendatangi Kementerian haji dan Umrah Arab Saudi untuk melakukan negosiasi terkait mahalnya biaya tersebut. Namun negosiasi hasilnya hanya menurunkan sedikit harga Masyair dari 6.000 SAR menjadi 5.656,87 SAR.

"Awalnya mematok harga 6.000 real tapi setelah kita melakukan negosiasi yang cukup alot turunnya juga tidak terlalu signifikan jadi 5.656,87 SAR. Jadi turunnya sangat sedikit, jadi negosiasi yang melelahkan itu hanya menurunkan angka masyair yang sedikit," ujar Menag dalam raker bersama Komisi VIII DPR RI yang disiarkan secara daring, Rabu (31/08/2022).

Negosiasi tersebut kembali dilakukan Menag Yaqut usai prosesi layanan masyair. Bahkan, dirinya ngotot meminta waktu lima menit agar dapat bertemu waktu Menteri haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah yang saat itu masih berada di Mina, Arab Saudi.

"Saya minta 5 menit, begitu ketemu, bisa lebih dari sejam. Kita sampaikan lagi soal Masyair, masa kita bayar mahal begini tetapi yang kita dapatkan hanya kasur tipis, toilet yang tidak ditambah, kami minta toilet portable pun tidak diberikan," kata dia.

"Dan memang hanya dijawab dengan landai pada waktu itu "ya nanti kalau jamaahnya bertambah masyairnya juga akan turun," Itu jawaban yang kami terima pada waktu itu," tutur dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Usai pelaksanaan haji 1443H/2022M dinyatakan selesai, Menag Yaqut mengatakan pihaknya tidak menyerah. Alhasil Yaqut berinisiatif untuk mengundang Tawfiq F Al Rabiah ke Indonesia pada Oktober 2022.

"Karena memang kita kesulitan untuk melakukan negosiasi, bukan berarti kami menyerah secara informal, saya juga berbicara dengan Menteri haji dan Umrah mengundang beliau untuk datang ke Indonesia. Maksud saya, saya mau negosiasi di sini, insya Allah beliau akan datang ke Indonesia tanggal 10 Oktober," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini