Share

Bertemu dengan Petinggi PKC, Airlangga Tingkatkan Kerjasama di 2 Bidang Ini

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 31 Agustus 2022 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 337 2658409 bertemu-dengan-petinggi-pkc-airlangga-tingkatkan-kerjasama-di-2-bidang-ini-gN7Bxv0Whn.jpg Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto terima kunjungan PKC (Foto : MPI)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto akan terus meningkat kerjasama di sektor perikanan dan telekomunikasi dengan China.

Hal tersebut disampaikan Airlangga usai menerima kunjungan Minister International Department Komite Sentral Partai Komunis China (PKC), Mr Liu Jianchao di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta Barat pada Rabu (31/8/2022) sore.

"Pada kesempatan ini dibahas beberapa hal yang sebagai juga tindak lanjut dari pertemuan dengan bapak Presiden di mana ada dari segi ekonomi beberapa sektor yang diberikan catatan di beberapa sektor," ujar Airlangga Hartarto.

Selain mendorong kerjasama diplomatik antar kedua negara dan kerja sama antar partai politik dalam hal ini Partai Golkar dan Partai Komunis China juga mendorong kerjasama ekonomi antar kedua belah negara.

"Di antaranya adalah sektor perikanan. ini merupakan salah satu sektor yang penting protein di Cina itu lebih dari 60 persen protein itu dari ikan. Sehingga Indonesia juga yang daerah kepulauan dengan dua pertiga wilayahnya kelautan ini mempunyai potensi yang besar," ungkap Airlangga Hartarto.

Kompleks perikanan yang ada di Tual kata Airlangga Hartarto juga menjadi perhatian yang cukup intens oleh China.

Kerja sama lainnya, kata Airlangga, terkait dengan pengembangan strategis ke depan dimana Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kerja sama di sektor telekomunikasi dan semikonduktor ditingkatkan.

"Kita ketahui perusahaan-perusahaan dari cina sangat kuat di sektor semikonduktor dan juga telekomunikasi termasuk teknologi 5G, di mana itu merupakan TV digital infrastruktur daripada transformasi digital. Kehadiran 5G pasti akan mempercepat transformasi digital dan Indonesia saat sekarang masih menggunakan 4G dan melakukan prototipe daripada 5G itu sendiri," jelas Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Apalagi keberadaan teknologi tersebut diperlukan infrastruktur fiber optik satelit dan yang lain ini menjadi bagian yang penting dari pengembangan teknologi 5G.

"Tentunya kita membahas beberapa tantangan kedepan seperti terkait dengan ketersediaan pangan kita belajar dari China yang bisa menyediakan pangan untuk 1,4 miliar orang dan Indonesia dengan 270 juta penduduk tentu harus belajar bagaimana meningkatkan produktivitas di sektor pertanian," ucap Airlangga Surabaya.

Kerjasama dalam meningkatkan produktivitas pertanian tersebut kata Airlangga Hartarto dapat dilakukan dengan melakukan intensifikasi dan produktivitas.

"Termasuk asupan teknologi dalam pengembangan agrikultur yang selalu menjadi catatan bapak Presiden," pungkas Airlangga Hartarto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini