Share

Kejagung Kembali Sita Lahan dan Pabrik Seluas 697.196 Meter Persegi Milik Surya Darmadi

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 26 Agustus 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 337 2655236 kejagung-kembali-sita-lahan-dan-pabrik-seluas-697-196-meter-persegi-milik-surya-darmadi-0oTMUlWVIc.jpg Surya Darmadi (Foto : MPI)

JAKARTA - Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penyitaan terhadap aset yang terkait dengan tersangka Surya Darmadi (SD). Penyitaan dilakukan di pabrik kelapa sawit PT Delimuda Perkasa, Desa Sengkati Baru, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi pada Jumat (26/8/2022).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan, aset tersebut berupa satu bidang tanah dan bangunan yang terdapat di atasnya, sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 01 an. PT Delimuda Perkasa dengan luas tanah 697.196 M2 (berupa kebun dan pabrik) yang terletak di Desa/Kelurahan Sengkati Baru, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

"Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) kembali melakukan penyitaan terhadap aset yang terkait dengan tersangka SD," kata Ketut melalui keterangannya, Jumat.

Ketut menyampaikan, penyitaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi Nomor: 6/Pen.Pid.Sus-TPK/2022/HK tanggal 24 Agustus 2022 jo. Surat Perintah Penyitaan/Penitipan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Nomor Print: 233/F.2/Fd.2/08/2022 tanggal 24 Agustus 2022.

"Penyitaan dilakukan guna kepentingan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal yaitu tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu atas nama Tersangka SD," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Kejagung juga telah menyita sejumlah aset, termasuk satu bidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGU) Nomor 8 dengan luas 1.002 Ha di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Maro Sebu Ulu, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Artinya, hingga saat ini, sebanyak 35 aset milik Surya Darmadi telah disita. Aset-aset yang telah disita bentuknya pun cukup beragam, mulai dari tanah, bangunan, hotel, kebun sawit, kapal hingga Helikopter. Meski demikian, Ketut belum dapat membeberkan lebih rinci berapa total nilai aset yang disita.

Diketahui, Surya Darmadi merupakan Pemilik Duta Palma Group yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi dan TPPU dalam kegiatan pengadaan lahan oleh PT. Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu. Akibat kasus tersebut, negara mengalami kerugian Rp78 triliun. (aky)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini