Share

Dipecat Polri, Ini 7 Pelanggaran Kode Etik Ferdy Sambo

Rizky Syahrial, MNC Media · Jum'at 26 Agustus 2022 16:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 26 337 2655213 dipecat-polri-ini-7-pelanggaran-kode-etik-ferdy-sambo-WsjXdJW1wj.jpg Sidang etik Irjen Ferdy Sambo (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Eks Kadiv Propam, Ferdy Sambo secara resmi diberhentikan secara tidak hormat sebagai anggota Polri. Pemberhentian tersebut dilakukan saat sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Kamis 25 Agustus 2022 kemarin.

"Memutuskan pemberhentian secara tidak hormat sebagai anggota Polri," kata Kabaintelkam Dofiri saat membacakan putusan sidang kode etik di Gedung TNCC Rowabprof Divpropam Polri, Jumat (26/8/2022) dini hari.

BACA JUGA:5 Jenderal Suara Bulat Teken Surat Pemecatan Tidak Hormat Ferdy Sambo, Ini Nama-namanya 

Dofiri menjelaskan, ada tujuh kode etik yang dilanggar Sambo pada kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ketujuh kode etik tersebut yaitu tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian RI serta Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Adapun tujuh kode etik yang dilanggar Sambo sebagai berikut:

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 8 huruf C Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kepribadian wajib jujur, bertanggung jawab, disiplin, adil, peduli, tegas, dan humanis.

 

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 5 Ayat (1) huruf B Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kelembagaan wajib menjaga dan meningkatkan citra, soliditas, kredibilitas, reputasi, dan kehormatan.

BACA JUGA:Karangan Bunga Terpajang di Rumah Ferdy Sambo, Tulisannya: Jangan Gentar, Tetap Semangat! 

Follow Berita Okezone di Google News

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 11 Ayat (1) huruf A Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri sebagai atasan dilarang berikan perintah yang bertentangan dengan norma hukum, agamam dan kesusilaan.

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 10 Ayat (1) huruf F Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kelembagaan dilarang melakukan permufakatan pelanggaran KEPP, atau disiplin atau tindak pidana.

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 13 huruf M Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri, dalam etika kepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berperilaku kasar, dan tidak patut.

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 11 Ayat (1) huruf B Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri yang berkekedudukan sebagai atasan dilarang menggunakan wewenangnya secara tidak bertanggung jawab.

- Pasal 13 Ayat (1) PP 1/2003 juncto Pasal 11 Ayat (1) huruf A Perpol 7/2022

Dengan bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tidak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri sebagai atasan dilarang berikan perintah yang bertentangan dengan norma hukum, agama dan kesusilaan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini