Share

Momentum Presidensi G20, Dukungan Diaspora Diharapkan Bawa UMKM Mendunia

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 25 Agustus 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 337 2654329 momentum-presidensi-g20-dukungan-diaspora-diharapkan-bawa-umkm-mendunia-gnD8Rrr3m4.jpg Presidensi G20 Indonesia (Foto: Setneg)

JAKARTA - Dukungan diaspora Indonesia untuk menggaungkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia kepada dunia akan sangat berarti dalam mengenalkan produk UMKM lokal dengan pendekatan yang bersifat people to people. Keberadaan diaspora Indonesia di berbagai negara merupakan jejaring yang bisa membawa UMKM mendunia.

“Secara kelembagaan kementerian dan pemerintah telah berupaya untuk membuka jalur bagi UMKM. Namun, upaya tersebut dapat diperkuat dengan informasi yang disebarkan lewat pendekatan berbeda,” kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong saat membuka Diaspora Talk, Komunikasi dan Public Outreach International dalam keterangannya, Kamis (25/8/2022).

Ia menambakan bahwa adanya forum ini merupakan wujud dukungan terhadap UMKM dari pendekatan pengenalan produk UMKM kepada masyarakat internasional.

kata dia, momentum Presidensi G20 Indonesia diharapkan bisa membawa nama UMKM mendunia.

“Bertepatan dengan momentum Presidensi G20 Indonesia yang mengusung semangat recover together, recover stronger, seluruh negara, khususnya Indonesia harus dapat bertahan menghadapi krisis dengan menciptakan ketahanan ekonomi. Salah satunya melalui penguatan UMKM,” jelasnya.

Baca juga: Diaspora Indonesia Siap Dukung Pembangunan IKN Nusantara

Di sisi kebijakan, digital economy working group dalam G20 juga mengangkat isu digital skills dan digital literacy sebagai isu prioritas.

Baca juga: Diaspora Indonesia Diminta Gaungkan G20 di Luar Negeri

Kominfo sebagai ketua dalam working group ini ingin mendorong kecakapan dan literasi digital untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam kegiatan ekonomi digital yang tidak hanya di Indonesia tetapi juga dalam skala global.

“Implikasinya sudah tentu termasuk memajukan UMKM di Indonesia bisa masuk ke kancah internasional,” tambahnya lagi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan, Kemenkop UKM yang didaulat sebagai narasumber dalam forum tersebut. Menurutnya, banyak program yang sudah dilakukan terkait dukungan Kementerian Koperasi terhadap UMKM. Diantaranya dukungan terhadap wirausaha perempuan, pembentukan kebijakan di bidang keuangan dan infrastruktur yang sensitif gender melalui pemberian akses pendanaan dan legalitas, literasi digital dan lain sebagainya.

“Kami sangat berharap produk-produk UMKM ini tidak kalah jika disandingkan dengan produk asing. Dan tentu perlu ada pembinaan dan sentuhan dalam bagaimana cara memasarkan. Nah, sisi digitalisasi inilah yang sangat kita harapkan juga diaspora dapat membantu para UMKM untuk bisa on boarding,” jelasnya.

Destry Anna Sari, Asdep Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Kemenkop UKM, turut mengemukakan bahwa sudah ada bebagai upaya kerja sama antara pemerintah dan swasta dalam mendukung dan memberikan kontribusi yang baik untuk UMKM melalui presidensi G20 ini.

"Inisiatif side event yang dilakukan di G20 sejalan dengan program strategis Kementerian Koperasi dan UKM dan lebih tajam lagi untuk meningkatkan kewirausahaan negara kita," jelasnya.

Sementara itu, Vina Apriliani Suudiah, Ketua Bidang Investasi, Infokom, dan Kerja Sama Internasional BPD HIPMI Kepulauan Riau mengungkapkan bahwa dalam relasi dengan G20, HIPMI sebagai bagian dari kontribusi ekonomi dalam kehidupan bangsa Indonesia terus mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional dan dunia melalui aksi nyata dan konkret.

Baca juga: OJK Ajak Diaspora Indonesia Investasi di Pasar Modal Syariah

“Memasuki era keemasan 50 tahun HIPMI pada tahun ini, serta menyambut perhelatan presidensi G20 di Indoensia, HIPMI mengajak seluruh elemen masyarakat bahu membahu saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat,” ungkap Vina.

Di sisi lain, Natasya Clarine, Founder Rumah Atsiri, Official Merchandise G20 Indonesia, yang juga menjadi narasumber dalam forum ini mengungkapkan bahwa potensi UMKM di Indonesia sangat luar biasa. UMKM di Indonesia ada 62 juta lebih. Dari 5 orang, salah satunya adalah pelaku UMKM dan 98% diantarantanya berskala mikro.

“Challenge dari UMKM Indonesia adalah mengembangkannya. Lebih mudah membuat daripada membesarkan usaha. Adanya G20 akan bisa nge-boost UMKM di Indonesia. Dari Januari sampai Oktober selalu ada side event di G20 yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan UMKM di Indoensia,” katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini