Share

Kasus Korupsi Surya Darmadi, Kejagung Sita Helikopter Bell 427

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 24 Agustus 2022 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 337 2653945 kasus-korupsi-surya-darmadi-kejagung-sita-helikopter-bell-427-GkxHWgpE21.jpg Tim Kejagung sita helikopter kasus korupsi Surya Darmadi (foto: dok ist)

JAKARTA - Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung menyita aset Helikopter Bell 427 yang diduga memiliki keterlibatan dengan tersangka Surya Darmadi. Penyitaan dilakukan di kantor Duta Palma Group, Pekanbaru, Riau.

Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana mengatakan, penyitaan terhadap helikopter tersebut dilakukan berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri / Hubungan Industrial dan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru Nomor: 98/Pen.Pid.Sus-TPK/2022/PN.Pbr tanggal 18 Agustus 2022.

"Tim penyidik Jampidsus melakukan penyitaan terhadap aset yang terkait dengan tersangka SD berupa satu unit Helikopter Bell 427 dengan nomor seri 58001 dengan nomor pendaftaran PK-DPN pemilik PT Dabi Air Nusantara," kata Ketut dalam keterangan tertulis, Rabu (24/8/2022).

 BACA JUGA:Bidik Helikopter, Kejagung Sita Kapal Mewah hingga Hotel Milik Surya Darmadi

Penyitaan dilakukan guna kepentingan penyidikan terhadap perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tindak pidana asal yaitu tindak pidana korupsi penyerobotan lahan oleh PT Duta Palma Grup. Dalam kasus tersebut negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp78 Triliun.

"Dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu atas nama tersangka Surya Darmadi," jelasnya.

 BACA JUGA:Kejagung Jadwalkan Pemeriksaan Surya Darmadi sebagai Tersangka Hari Ini

 

Follow Berita Okezone di Google News

Sebanyak 32 aset sebelumnya dilakukan penyitaan di antaranya 18 aset ada di Jakarta, 12 aset ada di Riau, dan 2 aset ada di Bali. Aset-aset milik Surya Darmadi yang telah disita bentuknya cukup beragam ulai dari bangunan, hotel, kebun sawit hingga kapal. Meski demikian, Ketut belum dapat membeberkan lebih rinci berapa total nilai aset yang disita.

"Verifikasi terhadap aset nilainya berapa jumlahnya ini belum kita verifikasi semua karena kita, tim masih melakukan pengejaran terhadap aset-aset yang bersangkutan," ungkapnya.

Diketahui, Surya Darmadi merupakan Pemilik Duta Palma Group yang ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kegiatan pengadaan lahan oleh PT. Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu. Akibat kasus tersebut, negara mengalami kerugian Rp78 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini