Share

Terungkap! Bharada E Ubah Kesaksian Usai Tak Dapat SP3 dari Ferdy Sambo

Widya Michella, MNC Media · Rabu 24 Agustus 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 337 2653549 terungkap-bharade-e-ubah-kesaksian-usai-tak-dapat-sp3-dari-ferdy-sambo-a9qLk0ywrg.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Bharada Richard Eliezer atau dikenal Bharada E mengubah kesaksiannya atas kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo. Kesaksian itu diubah Bharada usai ditetapkan sebagai tersangka pada 05 Agustus 2022.

Kapolri Sigit menyampaikan Bharada E mengubah kesaksiannya karena Ferdy Sambo tak menepati janji untuk memberikan Bharada E Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Selain itu, Bharada E juga meminta diberikan pengacara baru agar tidak kembali dipertemukan dengan Ferdy Sambo.

"Saudara Richard mendapatkan janji dari FS akan membantu melakukan SP3 terhadap kasus yang terjadi. Namun, faktanya Richard tetap menjadi tersangka. Pada akhirnya Richard memberikan keterangan secara jujur dan terbuka kemudian mengubah semua informasi awal," kata Listyo dalam RDP bersama Komisi III, yang disiarkan secara daring Rabu,(24/8/2022).

BACA JUGA:Dugaan Suap Ferdy Sambo ke LPSK, Setiap yang Terkait Dipanggil KPK 

Lebih lanjut, Listyo mengatakan pada 6 Agustus 2022, Bharada E menyatakan ingin membuat dan menjelaskan peristiwa yang terjadi secara lebih terang benderang. Richard kemudian menuliskan keterangannya secara tertulis di mana menjelaskan secara urut mulai dari Magelang sampai TKP Duren Tiga dan mengakui dirinya menembak saudara J atas perintah saudara FS.

"Keterangan tersebut kita terangkan di BAP yang saat itu juga saudara Richard meminta perlindungan ke LPSK untuk menjadi justice collaborator," ujarnya.

 BACA JUGA:Video Uang Rp900 Miliar di Bungker Rumah Ferdy Sambo Hoaks, Berikut Faktanya

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagai informasi, pada 9 Agustus 2022, Polri telah mengumumkan penetapan saudara FS sebagai tersangka penembakan terhadap brigadir j. Di mana, pada saat itu dilakukan saudara Richard atas perintah saudara kemudian saudara FS.

Kemudian, FS membuat skenario dan merekayasa seolah-olah terjadi peristiwa tembak menembak antara brigadir J dengan brigadir Richard E. Lantas FS menembak ke dinding berkali-kali seolah-olah terjadi peristiwa tembak menembak.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini