Share

Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka, LPSK: Sesuai Informasi dan Analisis

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Jum'at 19 Agustus 2022 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 337 2650947 istri-ferdy-sambo-jadi-tersangka-lpsk-sesuai-informasi-dan-analisis-wLeVKiDTR4.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku tak kaget ketika mendengar kabar Putri Candrawathi ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri atas kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Enggak (kaget). Bukan prediksi ya. Sesuai fakta, sesuai informasi dan analisis LPSK. Berdasarkan sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya, hasil investigasi LPSK itu menunjukan memang ada potensi ke sana (tersangka)," kata Juru Bicara LPSK Rully Novian kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).

LPSK, kata Rully, tidak bisa mencampuri urusan mengenai penetapan tersangka. Namun, penolakan perlindungan yang diajukan Putri kepada LPSK merupakan bentuk kesamaan analisis yang dimaksud.

"Penyidik punya keterangan alasan mengapa menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka. Hal itu sebetulnya juga kalau dibilang ada hubungan dengan LPSK juga nggak ada sebetulnya. Tapi dalam konteks dalam saksi korban sudah ditolak oleh LPSK," jelas dia.

Baca juga: KPK Telisik Laporan Dugaan Suap Staf LPSK oleh Ferdy Sambo

"Kami menemukan banyak informasi hal-hal yang kurang berkesesuaian dengan peristiwa. Maka dari itu, kemarin kami menolak (permohonan perlindungan LPSK)," tambahnya.

Baca juga: Begini Cara LPSK Jamin Makanan Bharada E agar Tak Diracun

LPSK masih membuka kesempatan kepada Putri Candrawathi mengajukan perlindungan usai ditetapkan sebagai tersangka seperti Bharada E sebagai Justice Collaborator. Hanya saja, LPSK masih belum bisa menilai keterangan apa yang dapat diberikan Putri dalam kasus ini.

"Keterangan apa yang mau dia sampaikan? Kalau keterangannya sudah diperoleh dari semua orang, ya untuk apa lagi keterangan dia?" jelas dia.

"Dilihat dulu situasinya. Atau misalnya potensi lagi misalnya. Kemudian ternyata ada peristiwa-peristiwa yang belum terungkap yang menempatkan ibu PC sebagai saksi korban atau saksi kunci misalnya. Kan kita belum tahu juga perkembangannya seperti apa. Tentu ruang itu masih ada. Untuk proses yang ada saat ini, kecil kemungkinan," pungkasnya.

Baca juga: LPSK: Bharada E Butuh Penguatan Spiritual

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini