Share

Wapres : Jangan Sampai Ada Kampanye Gunakan Politik Identitas saat Kampanye Pemilu 2024

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 19 Agustus 2022 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 19 337 2650546 wapres-jangan-sampai-ada-kampanye-gunakan-politik-identitas-saat-kampanye-pemilu-2024-EgoZlvUdKe.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin meminta parpol tidak menggunakan politik identitas saat kampanye Pemilu 2024. (Dok Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengingatkan semua partai politik (parpol) tidak menggunakan identitas pada kampanye Pemilu 2024. Hal ini agar tidak menimbulkan konflik akibat perbedaan pilihan.

Wapres menilai masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menentukan pilihan saat Pemilu.

“Sebenarnya rakyat kita sekarang itu sudah pandai, sudah cerdas. Menurut saya, ketika semua pihak sudah menyampaikan seruannya dan juga pimpinan-pimpinan partai tidak menggunakan apakah itu misalnya dalam arti identitas agama, kesukuan, juga ya kelompok yang apa ya yang eksklusif, saya kira kalau saya lihat dari berbagai kampanye yang sudah dikembangkan, sebenarnya masyarakat sudah paham itu,” katanya dikutip dari keterangan resminya, Jumat (19/8/2022).

Karena itu, Wapres menyebut, sebaiknya politik identitas ini tidak menjadi isu sehingga menimbulkan konflik di masyarakat.

“Sebaiknya memang tidak menjadi isu. Tapi tentu saja orang kalau milih itu ada kecenderungan . Tetapi dalam mengampanyekan mungkin sebaiknya jangan sampai ada, dihindari, jangan sampai ada kampanye yang menggunakan identitas,” tuturnya.

Ma'ruf mengatakan berbeda pilihan pada saat Pemilu tidak menjadi masalah. Namun, yang harus dihindari adalah kampanye dengan membawa identitas.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Tapi ketika orang memilih mau tidak mau ada perasaan, ini saya lebih dekat, lebih sama pandangannya, lebih suka karena dia lebih baik, baik-baik ini. Kadang-kadang juga menurut ini lebih baik ini, karena ini, ini, ini. Saya kira ketika itu jatuh pada pilihan itu, tidak ada masalah,” ucapnya.

“Tapi yang harus dihindari adalah ketika mengampanyekan itu jangan membawa aspek (identitas). Kalau itu, terus kita kumandangkan, saya kira masyarakat kita akan (paham),” katanya.

Wapres berharap perbedaan pilihan pada Pemilu 2024 tidak akan menjadi menjadi konflik. “Saya kira kita juga berharap, mulai 2024 ini tidak ada konflik karena ada perbedaan pilihan. Tidak menjadi sumber konflik,” tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini