Share

Gerindra Akan Bertemu PDIP, Jajaki Koalisi 2024?

Arief Setyadi , Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 337 2650323 gerindra-akan-bertemu-pdip-jajaki-koalisi-2024-wVm3pa01lO.jpg Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bersama koalisinya, PKB berencana mengadakan pertemuan politik dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bahas koalisi?

Ahmad Muzani mengatakan "Hubungan kami dengan PDIP sangat bagus dan komunikasi kami dengan PDIP pasca kerja sama antara Gerindra dengan PKB juga sangat bagus," katanya di kompleks parlemen, Jakarta (18/8/2022).

BACA JUGA:LSI Denny JA: Hampir Mustahil PDIP Bertarung di Pilpres 2024 Tanpa Gandeng Partai Lain 

Agenda tersebut sesuai dengan pernyataan yang pernah diungkapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bahwa PDIP selalu membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai koalisi lain.

 

Menanggapi hal tersebut pengamat politik dan Pendiri Indonesia Political Ikhwan Arif mengatakan, "Menurut saya kondisi koalisi partai politik hari ini masih cair, dinamis dan polanya masih terstruktur, pola komunikasi politik yang dijalin oleh masing-masing partai masih jauh dari pembahasan kandidat, menurut saya agenda tersebut masih terkait pembahasan pemerintahan, tidak mungkin keduanya diklaim langsung berkoalisi dan langsung membahas persoalan capres dan cawapres."

BACA JUGA:Soal Pencapresan Gerindra-PKB, Prabowo : Ojo Kesusu 

Kemudian, menurut Ikhwan, agenda pertemuan tersebut masih pada tahap penjajakan koalisi, belum ada pernyataan resmi dari partai PDIP untuk berkoalisi dengan partai politik lain. PDIP kemungkinan besar terbuka berkoalisi dengan partai Gerindra. Tentunya PDIP menunggu restu dari ketua umum Megawati Soekarnoputri.

"Hingga hari ini hubungan antara Prabowo dan Megawati masih bagus lah ya, jadi menurut saya agenda pertemuan tersebut masih dalam proses penjajakan koalisi untuk 2024, belum bisa diklaim berkoalisi, sebab kalau kita lihat partai Gerindra dan PDIP keduanya masih tergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi, jadi menurut pemahaman saya PDIP menjalin komunikasi politik bukan hanya dengan Gerindra, namun KIB juga," ungkap Ikhwan.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Lebih lanjut Ikhwan Arif mengatakan pondasi kedua partai ini sangat kuat, kalau kedua partai sepakat berkoalisi malah nantinya akan terjadi over presidential threshold. Kekuatan koalisi partai politik ini melebihi nilai ambang batas pencalonan presiden.

"Kalau seandainya diukur dari faktor kekuatan partai politik, kedua partai berkemungkinan besar untuk berkoalisi, alhasil nantinya malah over presidential threshold, melebihi nilai ambang batas pencalonan presiden, kekuatan partai politik menggelembung, sehingga makin sulit untuk menentukan siapa kandidat yang akan dipilih untuk maju di Pilpres 2024," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini