Share

Uang Rp200 Juta Brigadir Yosua Raib, Ferdy Sambo Akan Dilaporkan Dugaan Kejahatan Perbankan dan TPPU

Azhari Sultan, Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 17:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 337 2650185 uang-rp200-juta-brigadir-yosua-raib-ferdy-sambo-akan-dilaporkan-dugaan-kejahatan-perbankan-dan-tppu-e1GU4OVHHM.jpeg Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yosua/medsos

JAMBI - Pengacara keluarga mendiang Brigadir J alias Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak akan melaporkan Irjen Ferdy Sambo atas tuduhan pencurian uang Brigadir Yosua yang tewas dibunuh di rumah dinas Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Usai mendapatkan surat kuasa dari keluarga Brigadir J, kita (tim kuasa hukum) akan melaporkan Ferdy Sambo atas pencurian uang orang yang sudah mati, yakni Brigadir J," ungkapnya saat di Jambi, Kamis (18/8/2022).

(Baca juga: Kelompok Ferdy Sambo Bak Kerajaan yang Berkuasa di Polri, Jokowi Marah Besar)

Dia menambahkan, uang Brigadir Yosua yang sudah mati dicuri atau dipindahkan ke rekening tersangka."Ada sekitar Rp200 juta uang di rekening Brigadir J yang sudah mati dicuri atau dipindahkan ke rekening tersangka," tegasnya.

Menurutnya, ini diketahui pada tanggal 11 Juli 2022 lalu ditemukan adanya transaksi perbankan. Ini bukan tanpa bukti, setelah dianalisa oleh timnya ditemukan adanya transaksi perbankan.

"Saya juga sudah konfirmasi kepada Kabareskrim dan ternyata hal tersebut benar adanya. Pada tanggal 11 Juli lalu ada transaksi di perbankan ada perpindahan dari rekening Brigadir J ke rekening tersangka,"ungkapnya.

Kamaruddin menegaskan, perbuatan tersangka ini termasuk kejahatan perbankan. "Tidak hanya kejahatan perbankan, tersangka juga melakukan kejahatan pencurian uang dan TPP (tindak pidana pencucian) uang. Ini ancamannya 20 tahun," terangnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Dia menyakini, uang ratusan tersebut masih merupakan uang milik pribadi mendiang Brigadir Yosua. "Kalau uang Brigadir J, tentunya yang berhak menerimanya adalah keluarganya. Dalam hal ini, ayah dan ibu Brigadir J," imbuhnya.

"Ini mencuri uang orang mati, itu berarti ada kejahatan pencurian dan tindak pidana pencucian uang. Dan ini melanggar Pasal 362, 365 KUHP tindak pidana pencucian uang," tutur Kamaruddin.

Selanjutnya, dirinya menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. "Usai mendapatkan surat kuasa dari keluarga mendiang Brigadir J, rencananya besok akan kita laporkan ke Bareskrim Polri," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini