Share

Diduga Siksa Kucing Sebelum Ditembak Mati, Animal lover Kecam Aksi Brigjen NA

Fitri Rachmawati, iNews · Kamis 18 Agustus 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 337 2650112 brigjen-na-diduga-siksa-kucing-sebelum-ditembak-mati-Joj6INiFEA.jpg Ilustrasi kucing

BANDUNG- Pengurus rumah singgah kucing dan anjing terlantar, Cat Lovers in The World (Clow) perwakilan Bandung, Monica Roosmarini  mengecam dan mengungkapkan kronologi kejadian penembakan kucing-kucing yang dilakukan oknum TNI, Brigjen NA di area Sesko TNI Bandung, Jawa Barat.

(Baca juga: Ini Alasan Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko TNI)

Wanita yang akrab disapa Monica Roose ini mengatakan, kejadian penembakan kucing di area Sesko TNI Bandung sebenarnya terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Baru sekitar 17.30 WIB dilaporkan ke Clow perwakilan Bandung.

“Kebetulan saat itu saya sedang di tempat (di Clow Bandung) dan menerima laporan penembakan kucing yang dilakukan di area Sesko TNI Bandung,” tutur Monica Roosmarini kepada MNC, Bandung, Kamis, 18/8/2022)

Saat mendapat laporan, pihaknya langsung menyelamatkan 2 ekor kucing yang selamat setelah ditembak oknum TNI di Sesko TNI Martanegara Bandung. Kemudian meminta kuburan 4 jasad ekor kucing yang mati karena ditembak tersebut dibongkar.

Pembongkaran 4 jasad ekor kucing yang mati ditembak tersebut dilakukan untuk autopsi. Untuk keperluan melihat luka tembak.

“Total kucing yang ditembak ada 6 ekor. Empat (4) ekor kucing tidak tertolong dan sudah dikubur, dan 2 ekor kucing lagi masih bisa bertahan tapi dalam kondisi kritis,” ungkap dia.

Saat memeriksa 4 jasad kucing, tampak kucing tersebut ditembak di kepala, dada dan leher. Ada pula ditembak dibagian telinga sampai tembus rahang. Ada pula ditembak dekat mata, dan bagian tubuh lainnya.

Sama halnya dengan 2 ekor kucing yang selamat yang saat ini dalam kondisi kritis. Dua ekor kucing tersebut ditembak di telinga sampai tembus rahang, dan satu ekor lagi ditembak dekat mata. Dari dua ekor kucing yang selamat tersebut, satu diantaranya dalam kondisi hamil.

“Untuk 2 kucing yang masih bertahan, kami menemukan tembakan di rahang, pipi dan mata. Kucing tersebut masih dalam kondisi kritis,” ungkap dia.

Untuk upaya autopsi tambah dia, saat ini pihaknya masih menunggu hasil x-ray. Pihaknya curiga kucing-kucing tersebut disika sebelum ditembak. Namun demikian hal tersebut baru kecurigaan dan harus dibuktikan.

“Ada dugaan kucing itu disiksa,tapi itu harus diperiksa dulu. Harus melakukan x-ray. Adakah benturan atau trauma fisik karena benda tumpul,” ungkap dia.

Autopsi dan tindakan x-ray dilakukan mengingat ada temuan retak dan luka di beberapa bagian tubuh. Apakah luka dan retak tersebut akibat ditembak dari jarak dekat atau luka karena benturan benda tumpul atau seperti apa. Hal tersebut harus diperiksa terlebih dahulu.

“Kalau ditembak jarak dekat memang ada kemungkinan bagian rahang bisa hancur. Kalau jarak jauh tidak sampai hancur. Saya melihat semua rahang luka pada kucing yang ditembak dibagian rahang, pipi,”pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini