Share

HUT RI ke-77, SBY Tekankan Kebersamaan dan Daya Juang Bangsa

Kiswondari, Sindonews · Rabu 17 Agustus 2022 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 17 337 2649329 hut-ri-ke-77-sby-tekankan-kebersamaan-dan-daya-juang-bangsa-uiENsidtnQ.jpg SBY / Doc: Biro Setpres

JAKARTA - Pada perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke-77, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan mengenai kebersamaan, kepemimpinan, manajemen krisis, ketangguhan dan daya juang bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Bahwa bangsa Indonesia sejak era kemerdekaan hingga sekarang ini adalah bangsa yang tangguh, pantang menyerah, dan memiliki daya juang yang kuat,” kata SBY dalam video testimoninya di Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/8/2022).

 BACA JUGA:Kenakan Baju Adat Buton, Ini Deretan Baju yang Pernah Dipakai Jokowi Pada Perayaan HUT RI

SBY pun membagikan dua pengalamannya selama memimpin Indonesia. Pertama adalah kebersamaan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana tsunami Aceh dan sekitarnya di akhir 2004, yang merupakan terdahsyat di dunia di awal abad 21. Serta bencana-bencana lain seperti gempa di Yogyakarta dan gempa di Padang yang skalanya besar.

Menurut SBY, dengan kepemimpinan dan manajemen krisis yang ia jalankan, juga kebersamaan dan kerja keras, Indonesia bisa menghadapi bencana tersebut dengan baik.

“Sebagai presiden tentu saya menjalankan kepemimpinan dan manajemen krisis. Saya mencatat kebersamaan dan kerja keras kita dulu sungguh luar biasa besarnya. Akhirnya alhamdulillah bencana bisa kita atasi dan semua daerah yang terkena bencana bisa kita bangun kembali,” ungkapnya.

 BACA JUGA:HUT Ke-77 RI, Kemenkumham: 168.196 Narapidana Terima Remisi, 2.725 Langsung Bebas

Contoh kedua, eks Menko Polhukam ini melanjutkan, ketika Indonesia terdampak krisis ekonomi global tahun 2008 dan 2009 yang merontokkan ekonomi hampir semua negara. Tapi, hal itu dihadapi dengan tidak panik, tidak kehilangan semangat dan akal, dan tidak menyalahkan keadaan.

“Lagi-lagi kita tidak panik, tidak kehilangan semangat dan kehilangan akal dan tidak menyalahkan keadaan,” tegas SBY.

SBY menuturkan bahwa kala itu semua bersatu dan bekerja bersama, mulai dari pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, para ekonom, para pelaku bisnis, para organisasi pekerja, pers dan media, serta masyarakat luas.

“Itulah kebersamaan kita, persatuan kita. Dan daya juang yang kita tunjukkan dulu. Ekonomi tumbuh rata-rata 6% setelah itu, dan kesulitan. Rakyat bisa kita kurangi secara signifikan,” bebernya.

 BACA JUGA:HUT Ke-77 RI, Kirab Budaya Bergerak dari Monas ke Istana

Oleh karena itu, SBY yakin bahwa bangsa Indonesia di manapun berada tetap memiliki ketangguhan dan daya juang ini.

“Saya yakin generasi bangsa Indonesia mana pun akan tetap memiliki ketangguhan dan daya juang ini. Dirgahayu Indonesia,” tandas SBY.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini