Share

Gugatan Praperadilan Ditolak, Nizar Dahlan Yakin KPK Bakal Tindaklanjuti Laporannya

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 22:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 337 2649184 gugatan-praperadilan-ditolak-nizar-dahlan-yakin-kpk-bakal-tindaklanjuti-laporannya-khIsjLNFaC.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak gugatan praperadilan yang diajukan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nizar Dahlan, terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Gugatannya itu terkait laporan dugaan korupsi yang menyeret Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

Pengacara Nizar, Rezekinta Sofrizal mengatakan, hakim telah memutuskan permohonan praperadilan yang diajukan kliennya. Pada prinsipnya, kata Nizar, hakim hanya menolak materi yang digugat. Sementara itu, persoalan legal standing tidak ditolak dan tidak dibahas.

"Dalam permohonan kita yang mengajukan penetapan tersangka terhadap terlapor itu bukan kewenangan dari praperadilan. Tapi legal standing dari pemohon tidak ditolak dan tidak dibahas. Jadi, yang ditolak hakim tadi materinya berkaitan untuk penetapannya terlapor di KPK," ujar Rezekinta, Selasa (16/8/2022).

 BACA JUGA:KPK Tak Hadir, Sidang Gugatan Politikus PPP terkait Suharso Monoarfa Ditunda

Meski permohonan gugatannya ditolak, Rezekinta menyatakan, dalam sidang praperadilan diketahui bahwa kliennya telah menyerahkan sejumlah bukti tambahan untuk memperkuat pelaporannya di KPK dan KPK juga diketahui tetap akan menindaklanjuti laporan kliennya tersebut.

"Berarti dengan sudah diputuskan praperadilan pemohon, ini tak menghentikan laporan yang sudah dilaporkan pemohon di KPK. Tetap berusaha ditindaklanjuti dan pelapor memberikan bukti-bukti tambahan," katanya.

 BACA JUGA:KPK Sita Pom Bensin Senilai Rp25 Miliar Terkait Korupsi Korporasi

Sementara itu, Nizar Dahlan mengaku bahwa permohonan gugatan praperadilannya hanya untuk test case terhadap laporannya. Salah satu yang diminta dalam gugatannya tersebut, yakni mendesak KPK untuk menetapkan Suharso sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi.

"Kita mau uji coba saja, hanya kita terlalu jauh meminta pada praperadilan pengadilan untuk menetapkan SM sebagai tersangka dan itu materinya bukan di bidang praperadilan. Kita coba diskusikan lagi apakah kita akan praperadilan lagi (soal penyidikannya)," katanya.

Untuk diketahui, Nizar Dahlan mempraperadilankan KPK ke PN Jaksel lantaran laporannya terkait dugaan korupsi Suharso Monoarfa tidak ditindaklanjuti lembaga antirasuah. Adapun, gugatannya teregistrasi dengan nomor 60/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL.

Dalam gugatannya, Nizar meminta hakim praperadilan PN Jaksel segera menetapkan Suharso Monoarfa sebagai tersangka dugaan kasus gratifikasi. Nizar juga meminta agar hakim memerintahkan KPK untuk menerbitkan surat perintah penyidikan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi yang dilaporkannya itu.

Suharso Monoarfa sendiri dilaporkan ke KPK oleh Nizar atas dugaan menerima gratifikasi penggunaan pesawat jet pribadi pada tahun 2020 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini