Share

Jadi Prioritas, Jokowi Anggarkan Rp608,3 T untuk Pendidikan di RAPBN 2023

Kiswondari, Sindonews · Selasa 16 Agustus 2022 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 337 2648911 jadi-prioritas-jokowi-anggarkan-rp608-3-t-untuk-pendidikan-di-rapbn-2023-hMt3YH03Te.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Antara)

JAKARTA – Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memfokuskan pada 5 agenda utama, salah satunya yaitu penguatan kualitas SDM unggul yang produktif, inovatif, dan berdaya saing melalui peningkatan kualitas pendidikan dan sistem kesehatan, serta akselerasi reformasi sistem perlindungan sosial. Khusus pendidikan, dialokasikan sebesar Rp608,3 triliun.

“Untuk peningkatan produktivitas dan kualitas SDM, disiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp608,3 triliun,” kata Jokowi dalam Pidato Pengantar RAPBN 2023 dan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun 2022-2023 DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

BACA JUGA:Sidang Tahunan MPR, Ini Pidato Lengkap Presiden Jokowi 

Menurut Jokowi, Indonesia harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan mempersiapkan diri dalam menghadapi disrupsi teknologi, sehingga harus disiapkan SDM yang produktif, inovatif dan berdaya saing global. Namun, tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia dan menjaga budaya bangsa.

“Kita harus mampu memanfaatkan bonus demografi dan siap menghadapi disrupsi teknologi. Kita harus menyiapkan sumber daya manusia yang produktif, inovatif, dan berdaya saing global dengan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila, berakhlak mulia, dan menjaga jati diri budaya bangsa,” ujarnya.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini menguraikan, upaya peningkatan kualitas SDM Indonesia ditekankan pada lima hal.

“Yaitu peningkatan akses pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan; peningkatan kualitas sarana prasarana penunjang kegiatan pendidikan, terutama di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T); penguatan link and match dengan pasar kerja; pemerataan kualitas pendidikan; serta penguatan kualitas layanan PAUD,” ujarnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Selanjutnya, Jokowi menambahkan, pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat investasi di bidang pendidikan dengan memperluas berbagai program beasiswa, pemajuan kebudayaan dan juga pengembangan riset dan inovasi.

“Antara lain dengan mendukung perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, dan pengembangan riset dan inovasi,” tandas Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini