Share

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 29 Agustus 2022, Seluruh Wilayah Level 1

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 16 Agustus 2022 07:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 337 2648535 ppkm-jawa-bali-diperpanjang-hingga-29-agustus-2022-seluruh-wilayah-level-1-nsvj9Tt4Zm.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang kebijakan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali mulai 16 sampai 29 Agustus 2022.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal ZA mengatakan bahwa perpanjangan tersebut telah dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2022. Dirinya juga mengungkapkan bahwa seluruh  wilayah Jawa dan Bali berstatus level 1.

"Walaupun saat ini kondisi pandemi Covid-19 masih relatif terkendali terutama jika dibandingkan dengan ketika puncak Delta atau Omicron serta angka Rt nasional Jawa-Bali menunjukkan trend menurun namun untuk tetap menjaga situasi, pemerintah memutuskan tetap memperpanjang PPKM," kata Safrizal dalam keterangannya, Selasa (16/8/2022).

Safrizal menjelaskan, perpanjangan PPKM Jawa-Bali dilakukan agar masyarakat dan semua pihak tetap waspada sehingga situasi Covid-19 tetap terkendali seperti saat ini.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut PPKM Berpotensi Naik Level

"Penetapan Level 1 pada seluruh wilayah Jawa-Bali juga berdasarkan pertimbangan dan masukan dari para pakar dengan mempertimbangan kondisi faktual di lapangan," kata Safrizal.

Selain itu, kata Safrizal, walau berdasarkan hasil Sero Survey menunjukkan mayoritas masyarakat sudah memiliki antibody, namun masyarakat diminta vaksinasi booster. Karena antibody yang lebih tinggi dibanding dengan masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi booster.

Baca juga: Ini Imbauan Mendagri Tito soal Tata Kelola Pemerintahan Daerah

"Oleh karena itu vaksinasi booster harus terus dipercepat begitu pula dengan pemakaian aplikasi PeduliLindungi harus terus dilakukan sebagai salah satu upaya melakukan tracing," jelasnya.

Safrizal ZA juga menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk terus mengakselerasi program vaksinasi khususnya mempercepat capaian vaksinasi booster hingga mencapai lebih dari 50% dari total sasaran ditiap provinsi.

“Kami terus menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari Pemerintah, TNI/POLRI, ataupun pihak-pihak lainnya untuk terus menjalin kerjasama baik dalam meningkatkan capain vaksinasi khususnya untuk dosis booster agar efektif meningkatkan kembali kekebalan masyarakat yang mulai menurun. Selain itu pemantauan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, serta penggunaan aplikasi pedulilindungi di area-area publik juha harus tetap dilakukan," ungkapnya.

Baca juga: Gerakan Bagi 10 Juta Bendera Merah Putih, Kemendagri Akan Launching di Beberapa Wilayah Berikut

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini