Share

Komnas HAM Sebut Indikasi Penganiayaan dan Penyiksaan Terhadap Brigadir J Tidak Ada

Martin Ronaldo, MNC Portal · Senin 15 Agustus 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 337 2648339 komnas-ham-sebut-indikasi-penganiayaan-dan-penyiksaan-terhadap-brigadir-j-tidak-ada-HmNjIvdGHY.jpg Rumah dinas Irjen Ferdy Sambo (foto: dok MPI)

JAKARTA - Komnas HAM mejelaskan tidak menemukan adanya penganiayaan dan penyiksaan terhadap Brigadir J. Hal tersebut didapati, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan di TKP yang berada di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Indikasi penganiayaan atau penyiksaan tidak ada. Ya dari keterangan itu ya memang luka tembak aja," ujar Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung kepada wartawan, Senin (15/8/2022).

 BACA JUGA:Besok, Komnas HAM Mulai Susun Temuan Kasus Penembakan Brigadir J

Menurutnya, indikasi penganiayaan dan penyiksaan dalam kasus kematian Brigadir J sangatlah kecil apabila dilihat dari keterangan dan rangkaian peristiwa yang ada.

"Terkait dengan penganiayaan, jadi kami tidak menemukan indikasi terkait penganiayaan, jadi ini tentu saja didasarkan pada keterangan yang ada di Komnas plus dari soal rangka waktunya. Artinya dari CCTV ini itulah kemudian indikasi soal penyiksaan itu menjadi sangat kecil," terangnya.

 BACA JUGA:Gantikan Wisuda Brigadir Yosua di Universitas Terbuka, Keluarga Tak Ada Biaya ke Jakarta

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan keterangan terkait penembakan Brigadir J termasuk dengan jumlah peluru yang ditembak dan senjata apa yang dipakai pada saat itu.

"Indikasi penyiksaan itu nggak ada. Indikasi ya belum sampai pada kesimpulan, tapi kemudian dari balistik ya kami sudah dapat keterangan terkait dengan pelurunya, jumlahnya berapa, dan inikan dicocokan dengan senjata yang digunakan, peluru yang ditembakan, sampai berapa luka yang ada di jenazah," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini