Share

Resmi Jadi Justice Collaborator, LPSK Beri Perlindungan Sepenuhnya Pada Bharada E

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Senin 15 Agustus 2022 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 337 2648225 resmi-jadi-justice-collaborator-lpsk-beri-perlindungan-sepenuhnya-pada-bharada-e-cEcBbLfJCz.jpg Bharada E/ Foto: Antara

JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan akan memberikan perlindungan hukum sepenuhnya bagi Richarf Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.

Bharada E merupakan satu dari empat tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J. Ia merupakan anak buah Irjen Pol Ferdy Sambo, yang juga tersangka dalam kasus ini.

 BACA JUGA:Anies Akan Jadi Inspektur Upacara HUT Ke-77 RI di Monas

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, pemberian perlindungan itu diberikan berdasarkan hasil rapat paripurna pimpinan LPSK. Dengan demikian, status perlindungan darurat Bharada E telah dicabut.

"Perlindungan darurat sudah dicabut dua hari lalu, kini perlindungan bukan dalam bentuk darurat. Diputuskan menjadi terlindung LPSK sebagai justice collaborator," kata Hasto saat jumpa lers di kantornya, Jakarta Timur, Senin (15/8/2022).

Hasto menjelaskan pemberian perlindungan itu didasari atas ketersediaan Bharada E yang ingin mengungkap peran seluruh terduga pelaku.

Dengan status perlindungan itu, LPSK akan berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk memberikam pengamanan kepada Bharada E

 BACA JUGA:Petinggi Polri dan Kompolnas Ikut Datangi Rumah Dinas Ferdy Sambo

"Karena yang perlu diamankan enggak cuma E-nya, tetapi kesaksian yang bersangkutan agar tetap bisa terjaga, konsisten dan yang jelas tidak berbohong," tutur Hasto.

"Karena sebelumnya (pernyataan) E ajukan ternyata banyak info dan keterangan yang bertolak belakang dengan setelah E jadi tersangka," imbuh Hasto.

Sebelumnya, LPSK memutuskan untuk memberikan perlindungan darurat kepada Bharada E alias Richard Eliezer. Keputusan perlindungan darurat diberikan lantaran assesment justice collaborator (JC) yang diajukan Bharada E telah memenuhi syarat.

 BACA JUGA:Polisi Bongkar Penipuan Nasabah Bank, Pelaku Kuras Uang hingga Rp800 Juta

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu menjelaskan perlindungan darurat diberikan jika pimpinan LPSK memandang perlu adanya tindakan secara segera.

"Perlindungan darurat diputuskan karena situasi aktual yang membutuhkan perlindungan kepada pemohon. Tentang apa situasi aktualnya itu menjadi bagian dari pertimbangan pimpinan," kata Edwin kepada wartawan, Minggu (14/8/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini