Share

Jaksa Agung Sebut Surya Darmadi Terbang ke Indonesia dari Taiwan

Irfan Ma'ruf, iNews · Senin 15 Agustus 2022 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 337 2648172 jaksa-agung-sebut-surya-darmadi-terbang-ke-indonesia-dari-taiwan-VbcBfBDq8f.jpg Jaksa Agung ST Burhanuddin (MNC Portal/Irfan Maruf)

JAKARTA - Tersangka Surya Darmadi tiba di Indonesia menggunakan pesawat China Airlines C1761. Tersangka dugaan korupsi penyerobotan lahan sawit di Riau ini sebelumnya terbang ke Indonesia dari Taiwan, bukan Singapura.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengirimkan panggilan terhadap Surya Darmadi di Singapura. Namun, ternyata Surya Darmadi terbang dari Taipei, Taiwan.

"Penerbangan China Airlines dari Taiwan," kata Jaksa Agung Burhanuddin di kantor Kejaksaan Agung, Senin (15/8).

Menurut Burhanuddin, Surya Darmadi terbang ke Indonesia dari Taiwan menggunakan pesawat China Airlines C1761. Saat ini Surya Darmadi sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Bundar Kejaksaan Agung.

"Tadi pukul 13.30 menggunakan penerbangan China Airlines C1761 dan mendarat di Cengkareng," ucap Burhanuddin.

Terpisah, pengacara Surya Darmadi, Juniver Girsang menyatakan, kliennya terbang dari Kota Taipei Taiwan ke Indonesia. Dia membantah kliennya tak kooperatif dari pemanggilan Kejaksaan Agung.

"Sesuai janji kami tanggal 15 Agustus 2022, klien kami Surya Darmadi alias Apeng sudah memenuhi panggilan. Hari ini resmi beliau mengikuti semua proses di Kejaksaan maupun di aparat hukum yang lain. Ada informasi menyatakan selama ini dia kabur, itu tidak benar," ucap Juniver.

Juniver mengklaim, kliennya berupaya kooperatif menjalani proses hukum. Karena itu, Surya Darmadi berupaya hadir untuk membela dirinya dari jeratan hukum.

"Sekali lagi dengan kehadiran ini membuktikan bahwa klien kami sangat kooperatif dan nantinya akan mengikuti semua proses," tutur Juniver.

Sebagaimana diketahui, Surya Darmadi terjerat kasus penyerobotan lahan sawit di Riau yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 78 triliun. Surya Darmadi juga disangkakan melakukan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Surya Darmadi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian untuk TPPU, Surya Darmadi dijerat dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atau kedua yakni Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini